Sikap Ngotot Pemerintah soal Presidential Threshold Dipertanyakan

Selasa, 11 Juli 2017 - 19:45 WIB
Sikap Ngotot Pemerintah...
Sikap Ngotot Pemerintah soal Presidential Threshold Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Sikap pemerintah yang ngotot mempertahankan ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold) 20% dipertanyakan Wakil Ketua panitia khusus (Pansus) Rancangan Undang-undang (RUU) Pemilu Ahmad Riza Patria. Politikus Partai Gerindra ini heran dengan sikap pemerintah tersebut.

“Ini menjadi pertanyaan, kenapa tidak mau turun?" ujar Riza Patria dalam diskusi bertajuk Ending RUU Pemilu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Dia mengaku sudah menyampaikan bahwa pemerintah tak memiliki kewenangan untuk mengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden. "Yang berhak mengusung adalah partai politik,” papar wakil ketua Komisi II DPR ini.

Terlebih, sejumlah ahli hukum, pakar dan mantan ketua Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa presidential threshold inkonstitusional. “Masa Pemilu 2019 menggunakan Pemilu 2014 yang sudah terpakai untuk kepentingan 2019 dan parlemen yang duduk di 2019,” imbuhnya.

Dirinya pun yakin banyak yang menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika presidential threshold tetap digunakan. "Kalau MK tidak mengabulkan gugatan, ini menjadi pertanyaan besar. MK ini milik siapa, jangan sampai kita lembaga-lembaga tinggi ini tidak independen lagi tidak netral lagi,” katanya.

Diketahui, presidential threshold merupakan salah satu isu krusial yang tersisa dalam pembahasan RUU Pemilu. Yang mana, pemerintah masih tetap bersikeras mempertahankan presidential threshold 20%.
(kri)
Berita Terkait
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Perppu Pemilu Disahkan...
Perppu Pemilu Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
RUU Pemilu Dicabut dari...
RUU Pemilu Dicabut dari Prolegnas 2021, Bakal Lahir Perppu?
Maju-Mundur Revisi UU...
Maju-Mundur Revisi UU Pemilu, Kode Inisiatif: Serentak Bukan Hanya Urusan Waktu
Demokrat Sebut Alasan...
Demokrat Sebut Alasan Pemerintah Tolak RUU Pemilu Lemah dan Rapuh
Berita Terkini
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved