Terkait Bom Panci, Polisi Geledah Rumah Terduga Teroris di Tasikmalaya

Selasa, 11 Juli 2017 - 19:04 WIB
Terkait Bom Panci, Polisi...
Terkait Bom Panci, Polisi Geledah Rumah Terduga Teroris di Tasikmalaya
A A A
TASIKMALAYA - Jajaran Polres Tasikmalaya dan Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap dan menggeledah rumah, Kodar (36), di Kampung Pasirpeuti RT 03/01, Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (11/7/2017) sekitar pukul 11.20 WIB.

Penggeledahan rumah orangtua Kodar tersebut terkait peristiwa ledakan bom panci di kamar kontrakan Agus Wiguna (22) Kampung Kubang Beureum, Nomor 35 RT 007/011, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung pada Sabtu 8 Juli 2017 sekitar pukul 15.30 WIB.

“Antara Agus dengan Kodar ada kaitan. Kodar merupakan sel baru Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Soal apakah Agus dibaiat dan diajak oleh Kodar untuk berjihad, ini masih didalami,” ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.

Berdasarkan keterangan Cicih Sukarsih (kakak kandung Kodar), kata Yusri, adiknya sehari-hari bekerja sebagai penjual bubur kacang hijau. Kodar biasa mangkal di Cijaura Girang, Buahbatu, Kota Bandung.

“Selama di Kota Bandung, Kodar satu kamar (kontrakan) dengan Agus Wiguna, terduga pemilik bom panci yang ditangkap pada Sabtu (8/7/2017),” kata dia.

Menurut Yusri, Kodar pulang terakhir ke kampung halaman sebelum bulan puasa 2017 lalu. Sampai sekarang hingga ditangkap Densus 88, Kodar belum kembali mencari nafkah di Kota Bandung karena dalam keadaan sakit.

Dari penggeledahan itu, petugas mengamankan satu buah dompet kulit warna hitam berisi satu buah SIM C dan KTP atas nama Kodar. Dua buku berjudul Kitab Tauhid Kemurnian Ibadah Pada Allah dan Cahaya Sufi Tasawuf Pandangan Syeikh Abdul Qodir Al Jilany: Ragam Siksa di Akhirat. Satu buah ransel parasut warna hitam.

Seperti diketahui, Tim Densus 88 Antiteror pada awal Juni 2017 lalu menangkap 13 orang yang diduga anggota jaringan teroris JAD di lima daerah. Densus 88 menangkap tiga anggota JAD di Medan, dua di Bandung, seorang di Yogyakarta, seorang di Cilegon, dan empat orang di Serang.

Perinciannya, Densus 88 menangkap SU (40 tahun) di Cilegon dan S (45), K (42), A (35), dan M (52) di Serang, Banten. Densus juga menangkap MA dan WT di Bandung, dan RS di Yogyakarta. RS (33) ditangkap di Kepek, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul. Dia diduga memfasilitasi keberangakatan warga Indonesia ke Turki dan Filipina Selatan.

Sedangkan di kamar kontrakan Agus Wiguna, petugas menemukan tulisan JAD yang dilingkari, surat baiat, dan buku-buku tentang jihad. Dugaan keterkaitan Agus dengan kelompok teroris JAD menguat karena dia membuat bom panci yang akhirnya meledak sendiri pada Sabtu (8/7/2017).
(kri)
Berita Terkait
6 Teror Bom di Indonesia...
6 Teror Bom di Indonesia Paling Menyita Perhatian Internasional
Menjinakkan Terorisme
Menjinakkan Terorisme
2 Kelompok Teroris yang...
2 Kelompok Teroris yang Pernah Membajak Pesawat
Lemkapi Apresiasi Penangkapan...
Lemkapi Apresiasi Penangkapan 23 Pelaku Teror
Ada Tudingan Serangan...
Ada Tudingan Serangan Teroris Direkayasa, Lemkapi: Sangat Ngawur
Polisi Ungkap Peran...
Polisi Ungkap Peran 2 Terduga Teroris yang Ditangkap di Boyolali
Berita Terkini
Amien Desak Prabowo...
Amien Desak Prabowo Perintahkan KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
Ekonomi Piala Dunia...
Ekonomi Piala Dunia dan Problem Institusi di Indonesia
Alumni KPK Masuk Tim...
Alumni KPK Masuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Budi Prasetyo: Progres yang Positif
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved