Purnawirawan TNI Nilai Lucu dan Aneh Kasus SMS Ketum Perindo

Senin, 03 Juli 2017 - 15:54 WIB
Purnawirawan TNI Nilai...
Purnawirawan TNI Nilai Lucu dan Aneh Kasus SMS Ketum Perindo
A A A
JAKARTA - Kolonel (Purn) TNI Patekkai mengaku prihatin, atas kasus yang dialami Ketua Umum (Ketum) Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo atau akrab disapa HT yang dituding mengirim pesan singkat atau SMS bernada ancaman.

Menurut pria yang mengaku pengalaman di bidang Militer karena pernah ditugaskan‎ di satuan Tempur, teritorial dan intelijen itu menganggap SMS HT tidak memiliki unsur ancaman.

‎"Jadi setelah saya mempelajari apa yang ada di koran, media, lucu saja. Saya menganggap itu lucu," ujar Patekkai di Kantor DPP Perindo, Menteng, Jakarta, Senin (3/7/2017).

Patekkai menilai, tudingan yang disematkan kepada Hary Tanoe terkesan aneh. Sebab, SMS itu sudah berlangsung sekira 1,5 tahun, namun baru kali ini dimunculkan.

(Baca juga: Ada Gerakan untuk Jegal Langkah Politik Ketum Perindo)

Menurutnya, wajar jika sebagian kalangan menganggap kasus ini penuh tendensi politik. Baginya, tendensi politik ini bisa dipahami bukan saja orang dewasa, melainkan anak kecil.

‎"Nah Pak HT ini saya kenal, orang yang baik tidak ada unsur politik dia, walaupun dia di Perindo. Tapi (kehadiran HT di politik) itu dia untuk kesejahteraan masyarakat, itu harus diakui," tutur pria yang mengaku sudah pengalaman di birokrasi pemerintahan.

Patekkai menduga, kasus yang dialami HT ini karena Partai yang dipimpinnya tengah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Sehingga, kemungkinan ada pihak-pihak yang tidak senang atau iri bisa saja terjadi.

‎"Itu yang saya lihat, dari (kasus ini) digoncang dia (HT) sekarang oleh oknum-oknum tertentu. Saya udah mengatakan ini ada apa ini, tapi lucu aja. Saya baru lihat kali ini permainan politik seperti ini," papar pria yang pernah menjabat eselon I di Kemenpora.
(maf)
Berita Terkait
Polisi Lakukan Olah...
Polisi Lakukan Olah TKP Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung
Senator Dorong Kewenangan...
Senator Dorong Kewenangan Kejaksaan Diperkuat
Gedung Kejaksaan Agung...
Gedung Kejaksaan Agung Terbakar
Mengenal Perbedaan Mahkamah...
Mengenal Perbedaan Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung
Kejaksaan Agung Usulkan...
Kejaksaan Agung Usulkan Tambahan Anggaran Rp15,5 triliun
Berjuang Hampir 12 Jam,...
Berjuang Hampir 12 Jam, Akhirnya Petugas Damkar Berhasil Taklukkan Api di Kejagung
Berita Terkini
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved