Siti Zuhro: Presidential Threshold Tak Relevan Pasca Putusan MK

Jum'at, 30 Juni 2017 - 13:58 WIB
Siti Zuhro: Presidential...
Siti Zuhro: Presidential Threshold Tak Relevan Pasca Putusan MK
A A A
JAKARTA - Besaran ambang batas pengajuan presiden (presidential threshold) masih menjadi pedebatan dalam pembahasan revisi Undang-undang Pemilu di DPR. Pemerintah bahkan mengancam menarik diri dari pembahasan bila tak terjadi kesepakatan di parlemen.

Pengamat Politik Lembaga Ilmu Politik Indonesia (LIPI) Prof Siti Zuhro mengatakan, perdebatan soal besaran presidential threshold yang terjadi di parlemen seharusnya bisa dihindari. Pasalnya, penerapan presidential threshold tak lagi relevan pasca putusan MK tentang Pemilu serentak 2019.

"Ini alasan utama mengapa UU Pemilu direvisi. Ketika pemilu dilakukan serentak maka PT (presidential threshold) untuk pilpres tidak relevan dan tidak signifikan lagi," ujar Siti kepada SINDOnews, Jumat (30/6/2017).

Siti menilai, revisi UU Pemilu tak semestinya berjalan alot hanya karena masalah besaran angka presidential threshold. Pilpres 2014, kata Siti, telah memberikan pembelajaran berharga karena hanya memunculkan dua pasangan calon saja.

Beratnya persyaratan pengajuan presiden membuat partai politik tak mudah. Sementara itu, kata Siti, membangun koalisi juga tak gampang. "Kompetisi atau kontestasi yang merupakan inti dari demokrasi semestinya diberikan peluang, sehingga tak ada kebijakan yang menyulitkan yang membuat parpol mengalami jalan buntu dalam Pemilu 2019 nanti," kata Siti.
(kri)
Berita Terkait
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Perppu Pemilu Disahkan...
Perppu Pemilu Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
RUU Pemilu Dicabut dari...
RUU Pemilu Dicabut dari Prolegnas 2021, Bakal Lahir Perppu?
Maju-Mundur Revisi UU...
Maju-Mundur Revisi UU Pemilu, Kode Inisiatif: Serentak Bukan Hanya Urusan Waktu
Demokrat Sebut Alasan...
Demokrat Sebut Alasan Pemerintah Tolak RUU Pemilu Lemah dan Rapuh
Berita Terkini
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved