Cegah Terorisme, Menhan 3 Negara Teken Kerja Sama Patroli Maritim

Rabu, 21 Juni 2017 - 13:52 WIB
Cegah Terorisme, Menhan...
Cegah Terorisme, Menhan 3 Negara Teken Kerja Sama Patroli Maritim
A A A
JAKARTA - Terorisme menjadi ancaman di setiap negara. Untuk meminimalisasi ancaman berbahaya ini, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menandatangani perjanjian trilateral antara Indonesia, Malaysia, dan Filipina, dalam patroli maritim terkoordinasi atau disebut Trilateral Maritime Patrol Indomalphi.

Kegiatan trilateral ini diteken oleh Ryamizard bersama Menhan Malaysia Dato Sri Hishammuddin Tun Hussein dan Menhan Filipina Delvin Lorenzana di Tarakan, Kalimantan Utara, pada Senin 19 Juni 2017.

Peresmian ditandai dengan demonstrasi Indomalphi Quick Response, Sailing Pass yang melibatkan kapal perang dari ketiga negara dan flying pass.

Ryamizard kepada SINDOnews mengatakan, Trilateral Maritime Patril ini menjadi tonggak bersejarah untuk meningkatkan persatuan di negara-negara Asia Tenggara dalam mewujudkan stabilitas keamanan di kawasan.

"Kita ingin mencegah agar daerah perairan di Asia Tenggara ini tidak jadi ajang teror seperti bajak laut di Somalia," kata Ryamizard, Rabu (21/6/2017).

(Baca juga: Antisipasi ISIS Filipina, Wiranto Sebut Tak Perlu Status Siaga Satu)

Selain itu, kata purnawirawan bintang empat ini, kerja sama ini juga bisa menangkal masuknya kelompok teror global ISIS. Seperti diketahui, saat ini pemerintah Filipina sedang gencar menghadapi perang melawan kelompok simpatisan ISIS di Marawi.

"Kerja sama ini sangat diperlukan dan diperluas, bukan saja pada operasi laut, juga di darat dan udara, serta melibatkan negara ASEAN lainnya," sambung Ryamizard.

Pasalnya, untuk menghadapi ancaman faktual teror global dan ISIS, diperlukan persatuan bagi negara-negara ASEAN. Sebagai kawasan dengan pertumbuhan ekonomi yang terus tumbuh, ASEAN wajib untuk terus meningkatkan stabilitas keamanannya, agar bisa mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Kerja sama ini bisa memberikan manfaat optimal bagi ketiga negara dan keamanan kawasan ASEAN," tandas Ryamizard.
(maf)
Berita Terkait
Ancaman Siber Kian Canggih,...
Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Brigjen TNI Totok Serahkan...
Brigjen TNI Totok Serahkan Jabatan Karo Humas Kemhan ke Kolonel Ignatius
Brigjen Fahrid Amran:...
Brigjen Fahrid Amran: Sumber Daya Alam dan Buatan Komponen Penting Pertahanan Negara
Bertemu Dubes Denmark,...
Bertemu Dubes Denmark, Prabowo Bahas Pentingnya Pertahanan Udara
Sekjen Kemhan: Konflik...
Sekjen Kemhan: Konflik Antarnegara Menyulut Tumbuhnya Kelompok Ekstrem
Kasus Satelit Komunikasi...
Kasus Satelit Komunikasi Kemhan, Kejagung Periksa 11 Saksi
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
27 Negara Ini Terdeteksi...
27 Negara Ini Terdeteksi Radar dalam Jangkauan Rudal Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved