KPK Dikritik Belum Bisa Tangkap Pelaku Utama Kasus Bakamla

Senin, 15 Mei 2017 - 14:24 WIB
KPK Dikritik Belum Bisa...
KPK Dikritik Belum Bisa Tangkap Pelaku Utama Kasus Bakamla
A A A
JAKARTA - Kemampuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap pelaku utama kasus suap terkait pengadaan monitoring satelit di Badan Keamanan Laut (Bakamla) dikritik. Kritik itu disampaikan terdakwa kasus tersebut, Fahmi Darmawansyah dalam nota pembelaan alias pleidoi.

"Ketidakmampuan Jaksa Penuntut Umum menghadirkan Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi dan tidak ada Sprindik baru untuk menetapkan Ali Fahmi sebagai tersangka perlu jadi catatan penting," ujar Pengacara Fahmi ‎Darmawansyah‎, Setiyono, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jalan Bungur Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (15/5/2017).

Dia mengklaim, kliennya bukan sebagai pelaku utama kasus tersebut. Dirinya justru menuding Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi sebagai pelaku utama kasus di Bakamla itu.

Adapun Ali Fahmi alias Fahmi Habsyi merupakan staf Kepala Bakamla L‎aksamana Madya Arie Soedewo. ‎"Adanya inisiatif Ali Fahmi yang sengaja datang bertemu terdakwa di kantor terdakwa. Dia menawarkan proyek, tetapi terdakwa harus mengikuti arahan dirinya mengenai besaran persentase," ujar Setiyono, Pengacara ‎Direktur Utama PT Melati Technofo Indonesia ini.

Sekadar informasi, Fahmi Habsyi telah berkali-kali dipanggil untuk menghadiri sidang kasus Bakamla itu. Kendati demikian, yang bersangkutan tidak juga hadir.

Bahkan, majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta sudah mengeluarkan ketetapan pemanggilan kepada Fahmi Habsyi. Menurut KPK, keberadaan Fahmi Habsyi tidak dapat diketahui saat ini.‎
(maf)
Berita Terkait
Kasus Dugaan Suap Bakamla,...
Kasus Dugaan Suap Bakamla, KPK Segera Sidangkan Tersangka Korporasi
Suap Pengesahan Anggaran...
Suap Pengesahan Anggaran Bakamla, KPK Panggil Kabag Keuangan
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Dua Tersangka Kasus Suap Bakamla
Mantan Pejabat Bakamla...
Mantan Pejabat Bakamla Didakwa Merugikan Negara Rp63,8 Miliar
KPK Eksekusi Dua Tersangka...
KPK Eksekusi Dua Tersangka Kasus Suap Proyek Bakamla ke Penjara
Terseret Kasus Rafael...
Terseret Kasus Rafael Alun, KPK Akan Panggil Pejabat Pajak Wahono Saputro
Berita Terkini
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
Infografis
Kasus Korupsi Tanah...
Kasus Korupsi Tanah Munjul, KPK Tahan Wadir PT Adonara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved