Kampus Islam se-Jatim Larang Keras Paham Antipancasila

Sabtu, 08 April 2017 - 22:21 WIB
Kampus Islam se-Jatim...
Kampus Islam se-Jatim Larang Keras Paham Antipancasila
A A A
TULUNGAGUNG - Perguruan tinggi negeri Islam di Jawa Timur (Jatim) prihatin dengan fenomena maraknya paham antipancasila dan antiNKRI. Munculnya paham tersebut terbukti telah menimbulkan aksi radikalisme dan rawan memicu disintegrasi bangsa.

Atas kondisi ini perguruan tinggi negeri Islam se-Jatim sepakat untuk bersama-sama membendung ancaman ini. Kebulatan tekad tersebut mengemuka dalam Seminar dan Sarasehan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) eks-Cabang IAIN Sunan Ampel yang digelar di IAIN Tulungagung, Sabtu (8/4/2017).

Seminar dan sarasehan yang langsung tiga hari ini dihadiri oleh sembilan rektor dan ketua PTKIN eks-Cabang IAIN Sunan Ampel.

"Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) memiliki tanggung jawab besar dalam upaya membendung berkembangnya beragam paham tersebut," tegas Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya Abdul A’la dalam keterangan tertulisnya.

Hal serupa dikatakan Rektor IAIN Tulungagung Maftukhin. Dia Barbara PTKIN ke depan harus bisa memberikan wacana alternatif dan berposisi sebagai garda depan dalam mengampanyekan Islam yang rahmatan lil alamin.

Dalam kesempatan itu para rektor dan ketua PTKIN bersepakat untuk menegaskan sikap dan positioning PTKIN dalam menyikapi merebaknya paham radikalisme keagamaan yang antiPancasila dan antiNKRI. Penegasan sikap itu dituangkan dalam bentuk bernama Piagam Sunan Ampel. Dalam piagam itu, PTKIN Persemakmuran Sunan Ampel menyatakan sikap.

Pertama, melarang berbagai bentuk kegiatan yang berpaham antiPancasila dan antiNKRI di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Persemakmuran Sunan Ampel.

Kedua, bertekad untuk membangun academic branding dengan penguatan Tridharma Perguruan Tingggi yang prima masing-masing perguruan tinggi keagamaan Islam Persemakmuran Sunan Ampel sebagai tawaran alternatif guna menjawab tuntutan dan ekspektasi masyarakat Indonesia dan dunia.

"Ketiga, melakukan sinergi antar-Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Persemakmuran Sunan Ampel dalam upaya pengembangan kelembagaan maupun mengkampanyekan Islam rahmatan lil alamin," ucapnya.

Piagam itu ditandatangani oleh Maftukhin Rektor IAIN Tulungagung, Abdul A'la Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya, Mudjia Rahardjo Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kemudian Mutawalli Rektor UIN Mataram, Babun Suharto Rektor IAIN Jember, Maryam Yusuf Rektor IAIN Ponorogo, Mukhamad Ilyasin Rektor IAIN Samarinda, Mohammad Kosim Ketua STAIN Pamekasan, dan Nur Chamid Ketua STAIN Kediri.
(maf)
Berita Terkait
Hebatnya Satuan Korps...
Hebatnya Satuan Korps Hiu Kencana Koarmada II Bertugas dalam Senyap
Lindungi Kedaulatan...
Lindungi Kedaulatan NKRI, Indonesia Rancang Strategi Keamanan Nasional
Ancaman Hoaks Terhadap...
Ancaman Hoaks Terhadap Kedaulatan NKRI di Dunia Siber
Pemerintah Diminta Tegas...
Pemerintah Diminta Tegas dan Serius Jaga Kedaulatan NKRI
Syarief Hasan Demokrat...
Syarief Hasan Demokrat Nilai China Lecehkan Kedaulatan NKRI
Kopassus Ajak Keluarga...
Kopassus Ajak Keluarga Besar TNI Jaga Kedaulatan NKRI
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia...
Daftar 21 Pangdam se-Indonesia usai Mutasi TNI Oktober 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved