Manfaatkan Kedatangan Raja Salman untuk Lobi Perlindungan WNI

Senin, 27 Februari 2017 - 14:48 WIB
Manfaatkan Kedatangan...
Manfaatkan Kedatangan Raja Salman untuk Lobi Perlindungan WNI
A A A
JAKARTA - Kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz‎ Al Saud ke Indonesia harus benar-benar dimanfaatkan Pemerintah Indonesia untuk memperkuat perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI) di negara tersebut. Saat ini beberapa WNI tengah menghadapi hukuman mati di negara tersebut.

”Hendaknya pemerintah dapat menggunakan momentum langka ini untuk melakukan upaya-upaya diplomasi maksimal. Utamanya terkait perlindungan warga negara kita di Arab Saudi secara keseluruhan,” kata Wakil Ketua Komisi I Meutya Hafid di Gedung DPR, Senin (27/2/2017).

Dia berharap, diplomasi kedua negara bisa mencapai kesepahaman politik antara negara berpenduduk muslim, seperti misalnya sikap terhadap perkembangan kawasan di Timur Tengah. Juga komitmen bersama mendorong Palestina merdeka. ”Termasuk untuk mengundang investasi Arab Saudi di Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Meutya menilai kedatangan Raja Salman ini memiliki banyak nilai positif. Apalagi ini merupakan kunjungan raja Arab Saudi ke Indonesia setelah lebih 45 tahun.

Kedatangan Raja Salman membawa harapan baru akan hubungan kedua negara di masa yang akan datang. Kedekatan hubungan Indonesia dan Arab Saudi seharusnya dapat memperkuat tekanan bagi internasional terhadap kemerdekaan Palestina dari Israel.

”Kedatangan Raja Saudi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara berpenduduk Islam terbesar di dunia serta negara Islam terbesar yang melaksanakan sistem demokrasi di negaranya,” jelasnya.

Selama ini hubungan kedua negara memang tidak selalu terjalin dengan sangat baik. Beberapa kali terjadi perbedaan pendapat antarkedua negara, salah satunya terkait operasi bersama terhadap Yaman.

Perbedaan lainnya, yaitu Indonesia menjadi penengah terhadap konflik Arab Saudi dengan Iran. Hal ini membawa dampak kerawanan geopolitik di Timur Tengah, serta menimbulkan kembali konflik Sunni-Syiah yang diwakili kedua negara.
(poe)
Berita Terkait
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Kisah di Balik Monumen...
Kisah di Balik Monumen Soekarno Rancangan Ridwan Kamil di Aljazair
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Jokowi dan Pendekatan...
Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved