DPR Akan Tunda Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu

Minggu, 12 Februari 2017 - 01:43 WIB
DPR Akan Tunda Fit and...
DPR Akan Tunda Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR berencana menunda proses fit and proper test terhadap nama-nama calon Komisioner KPU dan Bawaslu. Belum tuntasnya proses pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Penyelenggaraan Pemilu jadi satu sebab keinginan tersebut akan segera direalisasikan.

“Ini kan baru wacana menyikapi perkembangan yang ada. Kalau nanti faktanya sudah masuk (nama dari Presiden), kita akan sampaikan sikap kita,” ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy di Jakarta pada Sabtu, 11 Februari 2017 kemarin.

Lukman mengatakan, saat ini surat dari Presiden perihal nama-nama tersebut masih berada dipimpinan DPR. Usai disampaikan ke Komisi II, selanjutnya mereka akan menggelar rapat internal dan menyatakan menunda fit and proper test terhadap nama-nama tersebut.

Menurut politikus PKB itu, ketika menunda proses fit and proper test nantinya akan dilihat apakah ada norma baru di dalam UU Pemilu baru yang masih cocok dengan kapasitas yang diusulkan oleh pemerintah. Jika cocok maka proses akan dilanjutkan, namun jika tidak cocok akan dikembalikan ke Presiden.

“Selanjutnya supaya pansel melakukan rekrutmen ulang,” tuturnya. Lukman menuturkan, keinginan ini sudah disepakati hampir sebagian besar fraksi di Komisi II, seperti PAN, Gerindra, dan PKB yang sudah menyatakan sikap serupa.

Seperti diketahui pada 31 Januari lalu presiden secara resmi menyerahkan 14 calon komisioner KPU dan 10 calon anggota Bawaslu ke DPR. Nama-nama tersebut selanjutnya diminta untuk menjalani fit and proper test di depan Komisi II DPR.

Adapun ke-14 nama calon komisioer KPU antara lain Amus Atkana (Papua Barat), I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi (Bali), Ilham Saputra (Aceh), Evi Novida Ginting Manik (Sumatera Utara), Ferry Kurnia Rizkiyansyah (Jakarta), Ida Budhiati (Jawa Tengah), Wahyu Setiawan (Jawa Tengah), Sri Budi Ekowardani (Banten), Pramono Ubaid Thantowi (Banten), Yessi Y Momongan (Sulawesi Utara), Hasyim Asy'ari (Jawa Tengah), Arief Budiman (Jakarta), Viryan (Kalimantan Barat) serta Sigit Pamungkas (DI Yogyakarta).

Adapun 10 nama calon anggota Bawaslu Ratna Dewi Petalolo (Sulawesi Tengah), Mohammad Najib (DI Yogyakarta), Abhan (Jawa Tengah), Sri Wahyu Araningsih (Jawa Tengah), Fritz Edward Siregar (Jakarta), Syafrida Rachmawati Rasahan (Sumatera Utara), Mochammad Afifudin (Banten), Herwyn Jefler Hielsa Malonda (Sulawesi Utara), Abdullah (Jawa Barat), serta Rahmat Bagja (Jakarta).
(whb)
Berita Terkait
Komisioner KPU - Bawaslu...
Komisioner KPU - Bawaslu Baru Diharapkan Punya Inovasi tentang Pemilu
Jika Tak Setuju, KPU...
Jika Tak Setuju, KPU Persilakan Bawaslu Gugat PKPU Pendaftaran Parpol
Bawaslu Tindak Lanjuti...
Bawaslu Tindak Lanjuti 4 Laporan Dugaan Pelanggaran Administrasi KPU
KPU Minta Bawaslu Tolak...
KPU Minta Bawaslu Tolak Laporan Partai Pelita dan Partai Ibu
Pendaftaran Calon Anggota...
Pendaftaran Calon Anggota KPU-Bawaslu Bisa Lewat Tiga Jalur Ini
Berminat Jadi Anggota...
Berminat Jadi Anggota KPU dan Bawaslu? Ini Persyaratan yang Harus Dipenuhi
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
Bedah Statistik 4 Calon...
Bedah Statistik 4 Calon Pelatih Timnas Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved