Angket Penyadapan Pernah Jatuhkan Presiden Nixon

Jum'at, 03 Februari 2017 - 09:43 WIB
Angket Penyadapan Pernah...
Angket Penyadapan Pernah Jatuhkan Presiden Nixon
A A A
JAKARTA - Hak angket anggota DPR dalam kasus informasi yang diperoleh tim Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau dikenal Ahok memiliki dua dimensi, yaitu dimensi vertikal dan dimensi horizontal. Informasi yang diungkap tim hukum Ahok mengenai adanya percakapan melalui telepon antara Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ma'ruf Amin.

Pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin menerangkan, dimensi vertikal yaitu penyadapan yang dilakukan kekuasaan terhadap rakyatnya. Sementara dimensi horizontal merupakan penyadapan yang dilakukan oleh warga negara itu sendiri.

"Hak angket memang adalah hak penyelidikan DPR atas kasus yang mengancam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara kita‎," ujar Irman dalam perbincangan dengan SINDOnews melalui telepon, Jumat (3/1/2017).

Menurutnya isu penyadapan ini membuat suasana tidak nyaman dalam kehidupan warga negara. Isu ini kata dia menunjukkan hilangnya jaminan akan rasa takut untuk tidak berbuat atau tidak berbuat terancamnya hak privasi warga negara dan terancamannya hak martabat kemanusiaan warga negara. (Baca: SBY Sebut Penyadapan Ilegal Adalah Kejahatan)

Dia menambahkan, sejarah hak angket ‎pernah legendaris ketika isu penyadapan yang awalnya berdimensi horizontal diketahui berhubungan dengan kekuasaan. Persoalan ini kata dia terjadi ketika munculnya kasus watergate yang membuat Presiden Nixon mundur dari kekuasannya. (Baca: Tim Hukum Ahok Dinilai Langgar UU Terkait Penyadapan Ilegal)

"Jadi wajar kalau kemudian Partai Demokrat pimpinan SBY mendorong dilakukannya hak angket terhadap isu ini, meski belum tentu aromanya mirip dengan kasus watergate," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
RUU Penyadapan Diusulkan...
RUU Penyadapan Diusulkan Masuk Prolegnas Prioritas 2026
KY Usulkan Penyadapan...
KY Usulkan Penyadapan Mandiri untuk Mengawasi Kinerja Hakim
Gagas Usulan RUU Penyadapan,...
Gagas Usulan RUU Penyadapan, Komisi III: Harus Berbasis HAM
Macron Minta Penjelasan...
Macron Minta Penjelasan PM Israel Soal Spyware Pegasus
1.460 Penyadapan Dilakukan...
1.460 Penyadapan Dilakukan KPK Sepanjang Tahun 2022
KPK Ungkap Ada Sosok...
KPK Ungkap Ada Sosok yang Disadap pada Kasus Harun Masiku
Berita Terkini
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved