Ketua Umum Hanura Dukung Zero Presidential Threshold

Senin, 30 Januari 2017 - 14:20 WIB
Ketua Umum Hanura Dukung...
Ketua Umum Hanura Dukung Zero Presidential Threshold
A A A
JAKARTA - Perdebatan seputar angka ambang batas pengajuan calon presiden (presidential threshold) dalam pembahasan RUU Pemilu belum menemui titik temu. Sejumlah fraksi mendorong agar presidential threshold sebesar 25%. Sementara itu, wacana presidential threshold sebesar 0% juga muncul.

Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (Oso) menyatakan, pihaknya adalah salah satu yang setuju bila presidential threshold ditiadakan. Dia mempersilakan bila partai politik lain mengajukan angka yang tinggi.

"Saya sudah bilang zero, karena sudah tak layak lagi presidential threshold. Kalau mau pakai threshold silakan, kita uji saja nanti," ujar Oso di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (30/1/2017).

Oso melanjutkan, usulan presidential threshold sebesar 25% hanya digunakan alat tawar oleh partai politik tertentu. "Kita sudah tahu berapa persen yang akan dukung siapa. Namanya juga politik. Kalau mau tingkatkan harga ya silakan," ucap Oso.

Meski setuju bila presidential threshold ditiadakan, Oso menambahkan, Hanura akan mematuhi mekanisme yang tengah berjalan di panitia khusus (Pansus) DPR untuk RUU Pemilu. Dia berharap, UU Pemilu yang akan dihasilkan DPR bisa memudahkan rakyat dalam memilih presidennya.

"Rakyat ini simple maunya, gampang saja. Kalau masih mau pakai presidential threshold silakan saja. Nanti pansus yang atur," kata Oso.
(kri)
Berita Terkait
Jimly, Mahfud, dan Refly...
Jimly, Mahfud, dan Refly Hadiri RDPU Komisi II DPR Bahas Pemilu
Perppu Pemilu Disahkan...
Perppu Pemilu Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Argumen Istana Soal...
Argumen Istana Soal RUU Pemilu Tak Menjawab Masalah
RUU Pemilu Dicabut dari...
RUU Pemilu Dicabut dari Prolegnas 2021, Bakal Lahir Perppu?
Maju-Mundur Revisi UU...
Maju-Mundur Revisi UU Pemilu, Kode Inisiatif: Serentak Bukan Hanya Urusan Waktu
Demokrat Sebut Alasan...
Demokrat Sebut Alasan Pemerintah Tolak RUU Pemilu Lemah dan Rapuh
Berita Terkini
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved