Pulangkan Puluhan TKI dari Malaysia, Perindo Patut Jadi Contoh
Kamis, 29 Desember 2016 - 16:24 WIB
Pulangkan Puluhan TKI dari Malaysia, Perindo Patut Jadi Contoh
A
A
A
JAKARTA - Pemulangan 31 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) oleh Partai Perindo mendapat tanggapan positif dari Pengamat Hubungan Internasional Dinna Wisnu. Menurutnya, ini merupakan langkah positif yang dilakukan oleh partai politik supaya pahlawan devisa itu lebih diperhatikan pemerintah.
Dinna berharap, aksi Perindo yang memulangkan TKI bisa dicontoh oleh organisasi politik lainnya. “Ini inisiatif yang positif, semoga dapat diikuti oleh partai dan organisasi politik lainnya,” ujarnya ketika dihubungi, Kamis (29/12/2016).
Menurut Dinna, pemerintah harus bergegas mencari solusi agar masalah-masalah penyumbang devisa negara terbesar itu dapat terselesaikan. Pemerintah juga harus lebih sigap karena tantangannya dalam lintas kementerian dan juga terkait anggaran.
“Tingkat kebutuhan TKI di Malaysia sangat tinggi, sehingga harus diawasi benar-benar keberangkatannya,” katanya.
Dinna menambahkan, apabila pemerintah tidak melakukan kontrol secara ketat, maka akan semakin dimanfaatkan oleh oknum yang sekadar ingin mencari untung dalam pengiriman TKI.
“Kalau pemerintah tidak buru-buru menanganinya, akan makin banyak TKI yang nekat berangkat lewat jalur ilegal,” tandasnya.
Dinna berharap, aksi Perindo yang memulangkan TKI bisa dicontoh oleh organisasi politik lainnya. “Ini inisiatif yang positif, semoga dapat diikuti oleh partai dan organisasi politik lainnya,” ujarnya ketika dihubungi, Kamis (29/12/2016).
Menurut Dinna, pemerintah harus bergegas mencari solusi agar masalah-masalah penyumbang devisa negara terbesar itu dapat terselesaikan. Pemerintah juga harus lebih sigap karena tantangannya dalam lintas kementerian dan juga terkait anggaran.
“Tingkat kebutuhan TKI di Malaysia sangat tinggi, sehingga harus diawasi benar-benar keberangkatannya,” katanya.
Dinna menambahkan, apabila pemerintah tidak melakukan kontrol secara ketat, maka akan semakin dimanfaatkan oleh oknum yang sekadar ingin mencari untung dalam pengiriman TKI.
“Kalau pemerintah tidak buru-buru menanganinya, akan makin banyak TKI yang nekat berangkat lewat jalur ilegal,” tandasnya.
(kri)