Sikapi Teror, PKB Ajak Umat Beragama Perkuat Tali Persaudaraan

Selasa, 15 November 2016 - 13:52 WIB
Sikapi Teror, PKB Ajak...
Sikapi Teror, PKB Ajak Umat Beragama Perkuat Tali Persaudaraan
A A A
JAKARTA - ‎Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajak semua umat beragama untuk memperkuat tali persaudaraan. Semua umat beragama juga diminta memperkuat keindonesiaan yang beragam ini melalui tali silaturahmi.

"‎Agar bisa saling mendoakan dan menjaga sesama anak bangsa,‎" ujar Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan‎ saat dihubungi wartawan, Selasa (15/11/2016).

Karena, lanjut dia, tantangan konkret bangsa ini adalah sama-sama mengatasi masalah ketidakadilan dan kemiskinan, baik di bidang sosial, ekonomi dan hukum. "Dan pemerintah harus benar-benar segera memperhatikan hal ini," katanya.

Dia melanjutkan, ‎semua masyarakat Indonesia harus bersama-sama menggalang kekuatan energi positif rakyat untuk mengatasi sejumlah tantangan tersebut, baik kemiskinan, pengangguran dan ketidakadilan.

"Bukan malah saling melemahkan, ini ajakan cinta untuk sesama anak bangsa, hentikan teror dan perpecahan, kita satukan hati mengangkat kesejahteraan rakyat dan martabat bangsa," jelas wakil ketua Komisi IV DPR ini.

‎Hal itu dikatakannya menanggapi aksi teror yang terjadi di depan Gereja Oikumene Samarinda dan Vihara Budi Dharma di Singkawang. "PKB haturkan belasungkawa, doa, dan hati kita untuk Intan Olivia yang harus kehilangan hidupnya tanpa mengerti kenapa," tuturnya.

Menurut dia, aksi teror itu telah menusuk rasa kemanusiaan. "Siapa pun kita dengan latar belakang agama etnis dan budaya apa pun kita tetap disatukan oleh rasa kemanusiaan yang sama."

Sebab, lanjut dia, kemanusiaan adalah nilai tertinggi yang dijunjung dan dibela oleh setiap agama yang ada. Selain itu, partai berlambang bola dunia itu juga mengutuk keras segala bentuk tindakan antikemanusiaan maupun teror seperti yang terjadi beberapa hari belakangan.‎

"Apalagi melihat hidup anak kecil yang terampas tak berdaya tanpa bisa berbuat apa-apa, membuat rasa kemanusiaan dan keberagamaan kita terusik," paparnya.
(kri)
Berita Terkait
Jejak Buddha Nusantara,...
Jejak Buddha Nusantara, Komitmen MNSBDI untuk Kerukunan dan Budaya
Kemenag Siapkan Regulasi...
Kemenag Siapkan Regulasi Khusus Rumah Doa untuk Perkuat Kerukunan
PKUB Kemenag Inisiasi...
PKUB Kemenag Inisiasi Festival Kerukunan di Desa, Warga: Luar Biasa
Ratusan Orang Muda Lintas...
Ratusan Orang Muda Lintas Agama dan Kepercayaan Rawat Toleransi
Menjaga Kerukunan Umat...
Menjaga Kerukunan Umat Beragama: Menuju Indonesia Emas Tahun 2024
Revitalisasi Paradigma...
Revitalisasi Paradigma Trilogi Kerukunan untuk Kebutuhan Umat Saat ini
Berita Terkini
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Infografis
5 Negara dengan Umat...
5 Negara dengan Umat Islam Terbanyak di Dunia Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved