Gerindra: Kehidupan Ekonomi Rakyat Kecil Tambah Berat

Rabu, 19 Oktober 2016 - 16:01 WIB
Gerindra: Kehidupan...
Gerindra: Kehidupan Ekonomi Rakyat Kecil Tambah Berat
A A A
JAKARTA - Pemerintahan ‎Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) genap dua tahun pada Kamis 20 Oktober besok. Namun, kinerja pemerintah selama hampir dua tahun belakangan ini ‎dirasa masih memiliki kekurangan.

"Kehidupan ekonomi rakyat di bawah tambah berat," ujar‎ Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani‎ di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (19/10/201/).

Kemudian, lapangan kerja dianggap masih minim, karena pertumbuhan ekonomi yang dijanjikan masih jauh dari harapan. "Pertumbuhan ditarget 5,1%, padahal saat kampanye presiden katakan 7 sampai 8, bahkan 9%," tutur anggota Komisi I DPR ini.

Menurut dia, pemerintah harus segera mengambil tindakan untuk persoalan tersebut. Sehingga, lanjut dia, pertumbuhan ekonomi menjadi taruhannya dan daya beli masyarakat menjadi akibatnya.

‎"Ekonomi kita berat. Berbagai macam proyek pemerintah yang jadi stimulus malah berkurang, di banyak daerah proyek-proyek berjalan tapi pembayarannya ditunda, dikurangi, sudah ditender dibatalkan, yang sudah direncanakan dihilangkan," papar Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPR ini.

Kendati demikian, dia menilai, hal lain yang harus diwaspadai pemerintah adalah gejala kelompok separatis, terutama di Papua. Dikatakannya, gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM)‎ makin ofensif.

Dia melihat, terdapat enam negara di sekitar Papua yang mulai mengangkat isu tersebut di forum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). ‎"Ini serius, jangan dianggap sepele. Negara di sekitar Papua suarakan ini. Saya kira harus jadi perhatian pemerintah supaya pemerintah enggak kaget," imbuhnya.

Muzani menambahkan, pemerintah tidak begitu siap menghadap persoalan kelompok OPM yang semakin ofensif belakangan ini. "Karena NKRI taruhan kita. NKRI harga mati," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Tersangka Kasus Pemerasan Ratusan Miliar
Silmy Karim dan 7 Orang...
Silmy Karim dan 7 Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Pengurusan Dokumen Keimigrasian
Silmy Karim Ditahan...
Silmy Karim Ditahan KPK, Jabatan Wamen Imipas Segera Dicopot?
Silmy Karim dan Dadan...
Silmy Karim dan Dadan Hindayana Terjerat Korupsi, Istana Hormati Proses Hukum
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved