PSI Usulkan Empat Poin Perbaikan untuk Penguatan DPD

Senin, 05 September 2016 - 10:07 WIB
PSI Usulkan Empat Poin...
PSI Usulkan Empat Poin Perbaikan untuk Penguatan DPD
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menyatakan parlemen bukan hanya representasi kepentingan politik yang diwakili oleh keberadaan fraksi-fraksi di DPR. Karena itu, fraksi-fraksi di DPR harus bisa memahami pentingnya penguatan kelembagaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

"Indonesia bahkan jauh lebih dalam dan mengakar adalah representasi dari wilayah teritorial yang secara administratif terbagi ke dalam 34 Provinsi dan kini tercermin dari keberadaan DPD," ujar Grace Natalie melalui rilis yang diterima Sindonews, Senin (5/9/2016).

Menurut Grace, secara singkat bisa dikatakan jika partai politik (Parpol) adalah representasi dari ideologi dan kepentingan politik warga negara. Karena itu, DPD harusnya merupakan representasi dari warna-warni identitas nasional yang membentuk keindonesiaan.

Keberadaan lembaga DPD RI, jika ditarik mundur, justru adalah pondasi utama yang tercermin dari semangat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Pada saat itu yang bersumpah adalah perwakilan Jong Java, Jong Sumatera, Jong Celebes, dan lain-lain, meski mereka berlatar belakang ideologi berbeda.

"Hebatnya mereka memiliki mimpi yang sama tentang sebuah bangsa baru bernama Indonesia. Jadi jika bicara tentang penguatan DPD, maka yang paling utama adalah peran dalam menjaga persatuan dan identitas nasional," jelasnya.

Grace memandang, dalam hal ini posisi peran penting DPD tidak terbantahkan. Tinggal bagaimana ini tidak berhenti menjadi sekadar jargonistik.

Lebih jauh, dia menilai ada empat perubahan mendasar yang harus dilakukan untuk mendukung peran dan fungsi DPD agar mampu menjalankan perannya. Pertama, memberikan kewenangan untuk menjadi mitra strategis presiden dalam menyusun RAPBN.

"Terutama peran aktif dalam Musrembang dari tingkat desa sampai menjadi RAPJM dan RAPJP. Hal ini untuk memastikan agar anggaran nasional sudah merupakan representasi semua kelompok dan teritori di Indonesia. Tidak hanya menjadi representasi kepentingan politik," tutur Grace.

Kedua, memberikan kewenangan kontrol dan intervensi terhadap Peraturan dan Kebijakan Daerah yang tidak sesuai dengan identitas dan nilai kebangsaan Indonesia.

Yang ketiga, setiap tahun menerbitkan sebuah dokumen laporan kebangsaan Indonesia yang menjadi rujukan semua lembaga pemerintah dan nonpemerintah. Dokumen ini wajib menyertakan data-data kuantitatif mengenai indikator-indikator arah pembangunan nasional, capaian kepentingan nasional, ancaman nasional dan rumusan strategi nasional.

"Laporan ini akan menjadi rujukan penting bagi presiden dan DPR, bahkan kalangan usaha untuk menyusun program kerja tahunan. Dokumen terkait harus diterbitkan setiap akhir tahun," ucap Grace.

Keempat, keanggotaan DPD harus juga memikirkan representasi kaum rentan, yang tidak akan mungkin melalui proses pemilihan yakni, perwakilan adat, perwakilan aliran kepercayaan, perwakilan kaum difabel, perwakilan pensiunan PNS/TNI/POLRI.

"Dengan empat langkah itu, maka Parlemen akan hadir bukan lagi sekedar penjahit, tapi menjadi benang utama kebangsaan Indonesia. Tanpa itu maka jalannya gerak kebangsaan Indonesia akan jauh ditinggalkan oleh indikator-indikator ekonomi dan sosial lainnya," tandasnya

Karena itu, tambah Grace, PSI akan menjadi parpol pertama yang akan mengusulkan dan mengawal penguatan lembaga DPD. "Demi kokohnya kehidupan kebangsaan Indonesia dalam konteks Bhineka Tunggal Ika di masa mendatang," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Sidang Paripurna DPD...
Sidang Paripurna DPD Ke-11 Digelar Secara Virtual
Masalah Lelang Jabatan...
Masalah Lelang Jabatan Sekjen DPD, Nono Sampono Surati Presiden
Ketua Kelompok DPD di...
Ketua Kelompok DPD di MPR M Syukur Dukung Gagasan DPD Diatur dalam UU Tersendiri
Puan Pengganti dan Penerus...
Puan Pengganti dan Penerus Perjuangan Soekarnoisme
Istimewanya FGD Penguatan...
Istimewanya FGD Penguatan Peran DPD di Yogyakarta
Sah! 152 Anggota DPD...
Sah! 152 Anggota DPD RI Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
Berita Terkini
Kejagung Sita 104 Ton...
Kejagung Sita 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron di Bangka Belitung
Program MBG Perkuat...
Program MBG Perkuat Keadilan Sosial Melalui Pemenuhan Gizi
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved