DPR Dukung Ide Menkominfo Soal Pokemon Disebar di Tempat Wisata
Jum'at, 12 Agustus 2016 - 05:07 WIB
DPR Dukung Ide Menkominfo Soal Pokemon Disebar di Tempat Wisata
A
A
A
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan berniat untuk mendorong Nintendo dan Niantic melalui Google untuk menyebar monster virtual atau Pokemon di sejumlah museum dan tempat wisata.
Keinginan tersebut diungkapkan Rudiantara dalam pertemuan dengan pihak Google pada beberapa waktu yang lalu. Adapun kaitan Google dengan permainan (games) Pokemon Go, yakni khususnya menyangkut penggunaan aplikasi Google Maps.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi X DPR RI Junico BP Siahaan menyatakan hal tersebut bisa dilakukan. Dia pun setuju akan ide dari menkominfo tersebut.
"Saya setuju akan hal itu," kata pria yang akrab disapa Nico Siahaan ini saat dihubungi Sindonews, Kamis (11/8/2016).
Dia mencontohhkan, di negara-negara lain seperti kasus Australia, Pokemon Go dijual oleh Nintendo kepada tempat-tempat wisata atau pusat perbelanjaan sebagai daya tarik. Sehingga akhirnya banyak pencari monster yang datang dan mengunjungi tempat-tempat wisata.
Politikus PDIP ini menyatakan bahwa kemungkinan menkominfo mempunyai dasar tersendiri dari adanya ide Pokemon Go tersebut. Karena, dia menyebut, fenomena menarik ini perlu dimanfaatkan.
"Memang ini sebuah fenomena yang menarik dan bisa kita gunakan juga sebagai salah satu strategi. Tapi tetap dengan aturan-aturan supaya pokestop yang sering dikunjungi pemain. Ada di tempat-tempat yang aman dan tidak membahayakan pemain atau orang lain seperti di pinggir jalan besar," jelasnya.
Keinginan tersebut diungkapkan Rudiantara dalam pertemuan dengan pihak Google pada beberapa waktu yang lalu. Adapun kaitan Google dengan permainan (games) Pokemon Go, yakni khususnya menyangkut penggunaan aplikasi Google Maps.
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi X DPR RI Junico BP Siahaan menyatakan hal tersebut bisa dilakukan. Dia pun setuju akan ide dari menkominfo tersebut.
"Saya setuju akan hal itu," kata pria yang akrab disapa Nico Siahaan ini saat dihubungi Sindonews, Kamis (11/8/2016).
Dia mencontohhkan, di negara-negara lain seperti kasus Australia, Pokemon Go dijual oleh Nintendo kepada tempat-tempat wisata atau pusat perbelanjaan sebagai daya tarik. Sehingga akhirnya banyak pencari monster yang datang dan mengunjungi tempat-tempat wisata.
Politikus PDIP ini menyatakan bahwa kemungkinan menkominfo mempunyai dasar tersendiri dari adanya ide Pokemon Go tersebut. Karena, dia menyebut, fenomena menarik ini perlu dimanfaatkan.
"Memang ini sebuah fenomena yang menarik dan bisa kita gunakan juga sebagai salah satu strategi. Tapi tetap dengan aturan-aturan supaya pokestop yang sering dikunjungi pemain. Ada di tempat-tempat yang aman dan tidak membahayakan pemain atau orang lain seperti di pinggir jalan besar," jelasnya.
(kri)