Dalami Curhatan Freddy Budiman, Polri Bentuk Tim Pencari Fakta

Kamis, 11 Agustus 2016 - 15:56 WIB
Dalami Curhatan Freddy...
Dalami Curhatan Freddy Budiman, Polri Bentuk Tim Pencari Fakta
A A A
JAKARTA - Mabes Polri telah membentuk Tim Pencari Fakta Gabungan untuk mendalami testimoni terpidana mati Freddy Budiman yang disampaikan kepada Koordinator Kontras, Haris Azhar.

Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Dwi Priyatno mengatakan, tim ini akan bertugas menyelidiki dugaan keterlibatan aparat penegak hukum dalam bisnis haram gembong narkoba tersebut.

‎"Kami menindaklanjuti testimoni Freddy bahwa Polri membentuk tim investigasi tim pencari fakta untuk bekerja sama mendalami testimoni Freddy‎," kata Dwi Priyatno saat jumpa pers di Gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2016).

Menurut Dwi, tim gabungan yang terdiri dari anggota Polri dan kalangan masyarakat sosial telah mengambil sejumlah langkah untuk mendalami testimoni itu. Salah satunya meminta keterangan dari sejumlah pihak termasuk Haris Azhar.

Dwi mengatakan, tim yang terdiri 18 orang ini akan fokus untuk menyelidiki dugaan keterlibatan aparat penegak hukum, khususnya oknum anggota Polri.

‎"Mengikuti pemeriksaan LP salemba bersama Karowarprof (Kepala Biro Pengawasan Profesi). Yang diwawancara saudaranya, Latief, adik kandung Freddy Budiman, Johny Suhendar," paparnya.

Selain hal itu lanjut Dwi, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk mendapatkan sejumlah informasi dan fakta yang didapat BNN.

Pihaknya juga membuka kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan informasi berkenaan dengan masalah tersebut. "Kita perlu adanya kerja sama, agar lebih objektif dapatkan fakta itu kita didampingi eksternal (masyarakat sosial)," pungkasnya.

Diketahui, Tim pencari fakta gabungan dibawa tanggung jawab langsung oleh Irwasum Mabes Polri dan kalangan civil sociaty seperti pakar komunikasi Effendi Ghozali, Direktur Setara Institute dan Komisioner Kompolnas Poengky Indarti dan lain-lain.
(maf)
Berita Terkait
Kriminolog UI: Hukuman...
Kriminolog UI: Hukuman Percobaan 10 Tahun Cukup untuk Rehabilitasi Terpidana
Pakar Hukum Minta Pengadilan...
Pakar Hukum Minta Pengadilan di Indonesia Hindari Vonis Mati
Oknum Polisi Terdakwa...
Oknum Polisi Terdakwa Narkoba Dituntut Mati
Saudi Hapus Hukuman...
Saudi Hapus Hukuman Mati Anak di Bawah Umur
KUHP Baru Berikan Potongan...
KUHP Baru Berikan Potongan Hukuman Terpidana Mati Jika Berkelakuan Baik
Kontras: Perlu Tolak...
Kontras: Perlu Tolak Ukur Objektif Sebelum Hukuman Mati Dijatuhkan
Berita Terkini
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Infografis
7 Fakta Pulau Pedofil...
7 Fakta Pulau Pedofil Jeffrey Epstein: Kuil Misterius hingga Dugaan Kejahatan Seksual
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved