Jerat Pelaku Penyebar Kebencian, Polri Bakal Pantau Medsos

Jum'at, 05 Agustus 2016 - 09:38 WIB
Jerat Pelaku Penyebar...
Jerat Pelaku Penyebar Kebencian, Polri Bakal Pantau Medsos
A A A
JAKARTA - Facebook, Twitter dan Google perwakilan Indonesia, bukan hanya sekadar berikrar membantu Indonesia untuk menghentikan pelaku provokator yang mengajak kerusuhan melalui media sosial (medsos).

Sebagai bentuk konkret dari ikrar mereka, raksasa-raksasa web itu akan menghadirkan channel atau saluran. Rencananya akan ada dua channel yang akan dibuat.

Pertama, channel bagi masyarakat yang ingin melaporkan promosi kebencian di platform media sosial. Channel kedua, diperuntukkan bagi para petugas yang memantau dunia maya.

Menanggapi kabar tersebut, Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri, Komjen Pol Ari Dono Sukmanto menyambut baik dukungan penyedia jejaring medsos. "Itu merupakan sinyal positif untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Indonesia, khususnya di dunia maya," kata Ari Dono di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (5/8/2016).

Menurut Ari, maraknya peristiwa tindak kejahatan di dunia maya saat ini sangat nyata dan harus diakui telah menjadi satu akar masalah tindak kejahatan di dunia maya. "Jejaring media sosial ini tentu saja mengingatkan kita bahwa evolusi kesadaran bangsa ini mesti hadir dengan segera," ujar Ari.

Ari juga melihat, ujaran kebencian sebenarnya dapat dipastikan tidak akan terjadi di Indonesia karena sudah ada perangkat di luar hukum yaitu kearifan lokal melalui budaya Indonesia yang sudah mengakar sejak lama terkait penyampaian pendapat.

"Jika bangsa ini kembali pada akar Indonesianya, tak akan ada lagi anak-anak bangsa yang mesti terjerat hukum karena kata itu memang senjata. Maka berhati-hatilah menggunakannya. Dengan kehati-hatian, kita pasti akan tiba pada evolusi kesadaran atas banyak hal di dunia," tutup Ari.
(maf)
Berita Terkait
Soroti Pernyataan Amien...
Soroti Pernyataan Amien Rais, Pengamat Ingatkan Bahaya Politik Fitnah
Bareskrim Polri Tetapkan...
Bareskrim Polri Tetapkan Ustaz Maaher Sebagai Tersangka
Polemik Penceramah Radikal,...
Polemik Penceramah Radikal, DPR: Penyebaran Radikalisme dan Ekstremisme Meningkat
Gus Nur Ditetapkan Tersangka...
Gus Nur Ditetapkan Tersangka Ujaran Kebencian dan Penghinaan
Bareskrim Polri Tetapkan...
Bareskrim Polri Tetapkan Ustaz Maaher Tersangka Ujaran Kebencian
Argo Yuwono: Korban...
Argo Yuwono: Korban Ujaran Kebencian di Media Sosial Segera Lapor Polisi
Berita Terkini
KPK Panggil Bupati Penajam...
KPK Panggil Bupati Penajam Paser Utara terkait Kasus Gratifikasi di Kukar
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
DJP Libatkan Babinsa...
DJP Libatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Wajib Pajak, DPR: Jangan Ada Kesan Menakut-nakuti
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran...
DKPP Gelar Sidang Pelanggaran Etik KPU Terkait Pencalonan Jokowi sebagai Kepala Daerah dan Presiden
Gelar Festival Literasi...
Gelar Festival Literasi Islam, Kemenag: Ada Wakaf Al Qur'an dan Cek Kesehatan Gratis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan Lu Punya Otak Gak? ke Wartawan
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved