PDIP: Hukum Berat Pengedar Vaksin Palsu

Sabtu, 02 Juli 2016 - 19:43 WIB
PDIP: Hukum Berat Pengedar...
PDIP: Hukum Berat Pengedar Vaksin Palsu
A A A
JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta agar pelaku pembuat vaksin palsu ‎dihukum seberat-beratnya.

Partai berlambang kepala banteng itu menganggap kejahatan mengedarkan vaksin palsu sama dengan membunuh generasi mendatang.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto ‎mengatakan, sikap partainya sama dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai peredaran vaksin palsu itu.

"Hukuman seberat-beratnya," kata Hasto di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (2/7/2016).‎ (Baca juga: Bidan ME Suntil 48 Bayi dengan Vaksin Palsu)

Dia mengatakan, PDIP mendorong penegak hukum untuk menuntaskan kasus vaksin tersebut. "Itu kejahatan terhadap kemanusiaan, tak boleh ada pengampunan," katanya.

Hasto setuju dengan rencana pemerintah yang akan memberikan vaksin ulang kepada bayi yang telah menggunakan vaksin palsu. ‎"Tentu saja‎, kesehatan kan fungsi dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah‎," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri telah membongkar sindikat peredaran vaksin palsu untuk bayi. Dalam mengusut kasus ini, polisi telah menangkap belasan orang di berbagai tempat.
(dam)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Gus Lilur Usulkan Mahfud...
Gus Lilur Usulkan Mahfud MD dan Busyro Muqoddas Masuk Kabinet Prabowo
Mendagri Paparkan Kinerja...
Mendagri Paparkan Kinerja Anggaran Kemendagri yang Tetap Optimal di Tengah Efisiensi
Ungkap Strategi Cegahan...
Ungkap Strategi Cegahan Korupsi di Daerah, Mendagri Tito: Kuncinya Penguatan Sistem dan Integritas
GKSR Usulkan Parliamentary...
GKSR Usulkan Parliamentary Threshold 1%, Ferry Kurnia: Cegah Suara Terbuang
Jelang Pelimpahan Don...
Jelang Pelimpahan Don Ritto, Penyidik Polri Bawa Boks ke Kejagung
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
Infografis
Kejaksaan, Institusi...
Kejaksaan, Institusi Penegak Hukum Paling Dipercaya Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved