Polri Enggan Ungkap RS Mana Saja Terlibat Vaksin Palsu

Kamis, 30 Juni 2016 - 03:31 WIB
Polri Enggan Ungkap...
Polri Enggan Ungkap RS Mana Saja Terlibat Vaksin Palsu
A A A
JAKARTA - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri tengah gencar mengusut kasus peredaran vaksin bayi palsu yang masuk ke dalam rumah sakit (rs), apotek hingga klinik.

Namun hingga kini penyidik belum juga menyebutkan RS mana saja yang telah dimasuki vaksin palsu. Padahal pengungkapan nama RS menjadi bagian penting bagi masyarakat khususnya para ibu yang ingin melakukan vaksinasi terhadap anaknya.

Menurut Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya, penyebutan nama RS tidak bisa dilakukan begitu saja. Karena RS masih menjadi bagian penting masyarakat untuk menjalani pengobatan.

"Kalau diungkap dikhawatirkan masyarakat tidak akan mendatangi rumah sakit. Kita harus paham RS adalah fasilitas kesehatan yang sangat dibutuhkan. Agar fasilitas kesehatan bisa berjalan kalau sakit bisa ditangani di RS," kata Agung Setya di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu 29 Juni 2016.

Sedangkan untuk keterlibatan dokter yang menyuntikkan vaksin tersebut, penyidik masih mendalami fakta-fakta di lapangan. "Biar tahu persis itu vaksinnya palsu atau tidak," ucapnya.

Sementara itu, Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto berpendapat bahwa pengungkapan RS akan menghilangkan barang bukti.

"Kegiatan penyidikan ada yang enggak bisa untuk kepentingan publik. Kalau diungkap barangnya nanti bisa hilang dan kita enggak dapet. Makanya cari dulu dan dikumpul," ujar Ari Dono di Bareskrim Polri.
(maf)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Infografis
7 Negara Ini Masih Bebas...
7 Negara Ini Masih 'Bebas' Kasus Covid-19, Mana Saja?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved