YLKI: 13 Tahun Beredar, Vaksin Palsu Bunuh Generasi Bangsa

Senin, 27 Juni 2016 - 11:07 WIB
YLKI: 13 Tahun Beredar,...
YLKI: 13 Tahun Beredar, Vaksin Palsu Bunuh Generasi Bangsa
A A A
JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyayangkan selama 13 tahun vaksin palsu untuk bayi beredar luas di Tanah Air. Karena itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta rumah sakit, diminta segera melokalisir peredarannya.

"Vaksin palsu yang sudah 13 tahun beredar luas, secara tidak langsung sama saja membunuh generasi bangsa," ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi saat dihubungi, Senin (27/6/2016).

Tulus menyatakan, persoalan ini harus menjadi catatan penting bagi Kemenkes dan BPOM. Menurutnya, beredarnya vaksin palsu sejak tahun 2003 itu merupakan bukti bahwa pengawasan tidak dijalankan secara optimal.

"Ini bukti nyata bahwa pengawasan yang dilakukan oleh Kemenkes dan BPOM sangat lemah, tidak melakukan pengawasan optimal," ucapnya.

Kasus vaksin palsu ini terbongkar saat Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menangkap 10 orang pemalsu vaksin tersebut, beberapa hari lalu.

Atas hal tersebut, Tulus mendesak, aparat memberikan sanksi pada pelaku dengan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan aturan yang berlaku. "Harus ada tindakan hukum yang tegas bagi pelaku dengan hukuman yang menjerakan," kata Tulus.
(kri)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Tangan Palsu Berusia...
Tangan Palsu Berusia 3.500 Tahun, Akan di Pamerkan di Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved