Pengacara Panitera PN Kepahiang Bantah Kliennya Terima Suap

Jum'at, 17 Juni 2016 - 16:23 WIB
Pengacara Panitera PN...
Pengacara Panitera PN Kepahiang Bantah Kliennya Terima Suap
A A A
JAKARTA - Afriady Putra, kuasa hukum Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang, Bengkulu Badaruddin Bachin menyatakan, kliennya tidak menerima uang suap secara langsung dalam kasus dagang perkara di PN Kepahiang, Bengkulu.

"Dia tidak menerima suap dari pemberi, dia hanya diberi oleh salah satu hakimnya. Jadi dia dikasih fee oleh hakimnya," ujar
Afriady saat dikonfirmasi, Jumat (17/6/2016).

Hari ini, Badaruddin menjalani pemeriksaan perdananya sebagai tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penyidik akan mengorek keterangan seputar tugas Badaruddin sebagai panitera pengganti di PN Kepahiang.

"Pemeriksaan belum masuk kepada pokok perkara," ucap Afriady.

Kata dia, hingga kini belum mengetahui dimana perbuatan melanggar hukum yang dilakukan Badaruddin dalam suap yang diberikan dengan maksud meringankan vonis perkara korupsi di RSUD M Yunus tersebut.

Putra menjelaskan, kliennya sempat menyerahkan sejumlah uang kepada hakim PN Kepahiang. Menurutnya, uang terbut bukan berasal dari dua mantan pejabat RSUD M Yunus yang tengah berperkara. Dua hari setelah menyerahkan uang, Badaruddin lantas menerima imbalan dari si hakim.

"Kalau disebut perantara saya enggak tahu, karena ini baru tingkat pemeriksaan. Jadi belum tahu dimana perbuatannya, apakah ada kaitannya dengan itu (perkara RSUD M Yunus), dia enggak tahu. Karena dia (Badaruddin) dikasihnya dua hari setelah memberikan uang itu terhadap hakim," kata Putra.
(kri)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
Jadi Kawan Israel, Maroko...
Jadi Kawan Israel, Maroko Negara Arab Pertama yang Terima F-35 AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved