Kejagung Diharapkan Bisa Bekerja Sama dengan KPK Seret Jaksa Nakal

Senin, 11 April 2016 - 08:05 WIB
Kejagung Diharapkan...
Kejagung Diharapkan Bisa Bekerja Sama dengan KPK Seret Jaksa Nakal
A A A
JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) diharapkan dapat bekerja sama dengan pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam mendalami kasus dugaan suap PT Brantas Abipraya.

Karena itu, Pengacara Publik Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Wahyu Nandang Herawan berharap, kedatangan petinggi Kejagung ke KPK bukan untuk mengintervensi kasus yang menjerat jaksa di Kejaksaan tinggi DKI Jakarta. Melainkan bekerja sama untuk membongkar dan menuntaskan kasus ini.

“Bahwa kedatangan instansi kejaksaan ke KPK, kami berharap itu bagian dari komunikasi dan kerja sama yang dilakukan antar lembaga agar kasus ini terungkap secara jelas dan terbuka,” ujar Wahyu kepada Sindonews, Minggu (10/4/2016).

Menurutnya, kesempatan ini harusnya dimanfaatkan kejaksaan untuk memperbaiki citra diri dengan menyeret para jaksa nakal di Korps Adhyaksa ke pengadilan. Bukan malah sebaliknya melindungi oknum jaksa yang melanggar hukum.

“Publik khawatir jika kedatangan instansi kejaksaan ke KPK dalam rangka intervensi. Ini sangat berbahaya sekali tentunya bagi keberlangsungan penegakan hukum,” sambungnya.

Diketahui sebelumnya, bahwa Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Widyo Pramono menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis 7 April 2016. Kedatangannya disebut secara khusus untuk bersilaturahim dengan pemimpin KPK.

Tak hanya bersilaturahim, Widyo juga akan melakukan koordinasi dengan pemimpin KPK terkait penanganan kasus dugaan suap yang dilakukan PT Brantas Adipraya. Dugaan suap itu diberikan kepada oknum di Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta agar menghentikan kasus yang tengah disidik.
(kri)
Berita Terkait
Jaksa Agung Klaim Rombak...
Jaksa Agung Klaim Rombak dan Proses Pidana Oknum Jaksa Nakal
Berhentikan Jaksa yang...
Berhentikan Jaksa yang Kena OTT, Muhammadiyah: Bukti Keseriusan Kejagung Bersihkan Internal
Kejagung Tetapkan Kajari...
Kejagung Tetapkan Kajari Bangka Tengah Tersangka Korupsi, Terima Uang Rp840 Juta
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung...
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Hukum
Komisi Kejaksaan: Satgas...
Komisi Kejaksaan: Satgas 53 Ampuh Tangani Jaksa Nakal
Jaksa Nakal Bakal Dipecat,...
Jaksa Nakal Bakal Dipecat, Kejagung Tak Toleransi Pelanggaran
Berita Terkini
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Temui Gibran, Mahasiswa...
Temui Gibran, Mahasiswa Beri Tenggat Waktu 5 Hari ke Pemerintah untuk Realisasikan Tuntutan
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved