Kemenristek Dikti Bangun Sistem Pengawasan Berbasis Online

Jum'at, 01 April 2016 - 22:05 WIB
Kemenristek Dikti Bangun...
Kemenristek Dikti Bangun Sistem Pengawasan Berbasis Online
A A A
JAKARTA - Untuk memastikan pengadaan sarana dan prasarana (sarpras) di lingkungan kampus yang bersih dan transparan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) membangun sistem pengawasan berbasis internet (monitoring online).

Menurut Direktur Jenderal Sumberdaya Iptek Dikti (SDID), Ali Ghufron Mukti, melalui monitoring online, pengadaan barang dan jasa dapat meminimalisasi potensi penyelewengan.

"Sekarang kita kembangkan sistem monitoring online sarana prasarana dengan sistem online," kata Ali, Jumat (1/4/2016).

Dia menjelaskan, Kemenristek Dikti menargetkan pada tahun ini sistem tersebut bisa menjangkau seluruh kampus negeri yang ada di Tanah Air, khususnya yang melakukan pengadaan barang dan jasa.

"Ya untuk semua PTN di Indonesia, khususnya yang menerima alokasi dana sarana dan prasarana. " kata dia.

Proses pengadaan sarana dan prasarana rentan penyelewengan. Kasus terbaru, KPK mengungkap dugaan korupsi mantan Rektor Univerasitas Airlangga (Unair), Fasichul Lisan dalam proyek pembangunan RS Unair Surabaya.
(dam)
Berita Terkait
Gelar Seminar Nasional,...
Gelar Seminar Nasional, TSM Ungkap Tantangan Pemberantasan Korupsi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Kapasitas...
Tingkatkan Kapasitas Pengajar Antikorupsi, KPK Latih 2.114 Akademisi
KPK Ungkap 127 Pemda...
KPK Ungkap 127 Pemda Implementasikan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah
Dukung Pemberantasan...
Dukung Pemberantasan Korupsi, Golkar Siap Penuhi Undangan Pendidikan Politik KPK
Strategi Pemberantasan...
Strategi Pemberantasan Korupsi
KPK: 127 Pemda Implementasikan...
KPK: 127 Pemda Implementasikan Pendidikan Antikorupsi di Sekolah
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
4 Alasan Trump Bangun...
4 Alasan Trump Bangun Golden Dome Senilai Rp2.869 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved