Mendikbud Pastikan Anak Eks Gafatar Dapat Pelayanan Pendidikan

Selasa, 26 Januari 2016 - 22:21 WIB
Mendikbud Pastikan Anak...
Mendikbud Pastikan Anak Eks Gafatar Dapat Pelayanan Pendidikan
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan anak-anak mantan anggota organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) akan memperoleh pelayanan pendidikan.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan‎ mengatakan anak-anak usia sekolah eks anggota Gafatar itu akan diperlakukan sama seperti anak-anak lainnya dalam pelayanan pendidikan.

‎"Mereka (anak-anak eks Gafatar) berhak mendapatkan pendidikan dan begitu mereka pindah ke sebuah tempat, seperti juga anak Indonesia lain maka dia harus mendapatkan pelayanan pendidikan," kata Anies di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/1/2016).

Anies mengaku kementeriannya telah memantau dan menghitung jumlah anak-anak eks anggota Gafatar yang dipulangkan ke kampung halaman masing-masing dari Kalimantan Barat.

‎Total jumlah anak-anak eks anggota Gafatar yang dipulangkan dari Kalimantan Barat itu, kata dia, 860 anak usia sekolah.

Terdiri atas 338 anak usia pendidikan anak usia dini (PAUD), 315 anak usia sekolah dasar (SD), 102 anak usia SMP, 105 anak usia SMA dan SMK.

‎"Tim kita sudah berada di sana, kemudian semua anak itu selama ini mendapatkan pendidikan dengan pola belajar di rumah, kemudian mereka ini berdomisili di delapan Kabupaten di Kalimantan barat, Menpawah, Bengkayang, Sanggau, Sambas, Kapuas Hulu, Melawi, Sintang dan Kubu Raya," ucapnya.

Anak-anak itu, kata dia, berasal dari 14 provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur dan Kalimantan Tengah.

"Jadi dari sisi Kemendikbud, kita sudah memantau mereka berada di mana saja, lalu mereka akan ke mana saja dan kita akan memastikan bahwa 860 anak ini harus bisa mendapatkan haknya," tuturnya.

PILIHAN:

Kapolri: Jika Ada Pidana, Gafatar Bisa Dipidana
(dam)
Berita Terkait
Gerakan Changemakers...
Gerakan Changemakers Nusantara YABB Jaring Ribuan Pembawa Perubahan
Aktivis Muda NU Deklarasikan...
Aktivis Muda NU Deklarasikan Gerakan Pemuda Moderat Nusantara
Rampai Nusantara: Gerakan...
Rampai Nusantara: Gerakan Mahasiswa Jangan Sampai Ditunggangi Kepentingan Politik
Temui Anies Baswedan,...
Temui Anies Baswedan, Gerakan Nusantara Deklarasikan Dukungan untuk Amin
Gandeng BEM Nusantara,...
Gandeng BEM Nusantara, Gerakan Berbagi Salurkan Bantuan untuk Warga Warakas
Nuon dan Playup Luncurkan...
Nuon dan Playup Luncurkan Gerakan Harmoni Nusantara, Majukan Musisi Lokal
Berita Terkini
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved