Ide PPP Romi: Jumlah Pemimpin DPR 10 Orang Saja

Rabu, 30 Desember 2015 - 05:01 WIB
Ide PPP Romi: Jumlah...
Ide PPP Romi: Jumlah Pemimpin DPR 10 Orang Saja
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Surabaya M Romahurmuziy (Romi) mengaku, memiliki jalan tengah terkait mencuatnya isu kocok ulang pemimpin DPR setelah mundurnya Setya Novanto sebagai Ketua DPR.

Menurut Romi, akan lebih baik apabila pemimpin DPR diisi sebanyak 10 orang sesuai dengan fraksi yang ada di parlemen.

"Soal kocok ulang atau tidak, dan mengubah Undang-undang (UU) MD3 (MPR, DPR, DPD dan DPRD), PPP mengusulkan agar pimpinan DPR disi 10 pimpinan dari 10 fraksi saja," ujar Romi dalam acara diskusi Refleksi Akhir Tahun 2015 di Puang Oca, Kompleks Senayan, Jakarta, Selasa 29 Desember 2015.

Menurut Romi, penerapan pemimpin DPR yang seperti itu, Indonesia sudah memiliki sejarah di mana MPR ketika ditahun 1999 diisi oleh 9 keterwakilan partai politik yang ada.

"Seperti pimpinan MPR di tahun 1999 yang diisi oleh sembilan fraksi yang ada, sehingga adanya keterwakilan dari setiap fraksi, dan akan mendapatkan laporan dari pimpinan yang juga sebagai anggota fraksi," tutur Romi.

Menurutnya, jika tidak diambil terobosan atau jalan tengah, maka isu dan wacana kocok ulang akan membuat konflik baru dalam perpolitikan Indonesia nantinya.

Pasalnya menurut Romi, sudah terbukti saat ini dengan kinerja DPR selama satu tahun terakhir proses legislasi tidak berjalan. Apa lagi dengan adanya usulan sebagian anggota PDIP sehingga suasana menjadi reaktif.

"Sehingga perebutan kursi semakin membuat larut proses legislasi dan bila ini memang jadi perebutan, maka bisa saja ditambahkan kursi pimpinan itu," jelas Romi.

Maka itu apabila DPR memiliki 10 pemimpin yang mewakili fraksi-fraksi di DPR. Romi yakin kinerja DPR akan berjalan dengan baik dan tidak lagi ada keributan.

"Sehingga semua senang bila semua mendapatkan keterwakilannya sebagai pimpinan. Ini hanya persoalan teknis, dan kita sudah punya sejarahnya, dan ini bukan sebuah hal yang tabu," tandasnya.

Pilihan:

Peringatan Rizal Ramli ke Jokowi Soal Reshuffle Kabinet
(maf)
Berita Terkait
Daftar Lengkap 580 Anggota...
Daftar Lengkap 580 Anggota DPR yang Dilantik Hari Ini
SDI Sebut Sangat Berlebihan...
SDI Sebut Sangat Berlebihan Kinerja DPR RI Sekarang Dianggap Terburuk di Era Reformasi
Dua Fraksi DPR Enggan...
Dua Fraksi DPR Enggan Laporkan Kasus Corona Anggotanya
Lewat Sebuah Buku, Desmond...
Lewat Sebuah Buku, Desmond Mahesa Ungkap Seluk-Beluk tentang DPR
Sidang Pertama DPR 2020-2021...
Sidang Pertama DPR 2020-2021 Dihadiri 98 Anggota Secara Fisik, 231 Virtual
DPR Batasi Tamu yang...
DPR Batasi Tamu yang Masuk ke Kompleks Senayan
Berita Terkini
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved