Kasus Bansos, KPK Diminta Usut Dugaan Pemberian Uang ke Prasetyo

Senin, 28 Desember 2015 - 16:47 WIB
Kasus Bansos, KPK Diminta...
Kasus Bansos, KPK Diminta Usut Dugaan Pemberian Uang ke Prasetyo
A A A
JAKARTA - Jaringan Masyarakat Anti Korupsi (Jamak) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami dugaan pemberian uang sekitar USD20 ribu yang dipersiapkan untuk Jaksa Agung, HM Prasetyo.

Uang tersebut diduga pemberian dari istri Gubernur Sumatera Utara (Sumut) nonaktif, Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti untuk penanganan perkara dana bantuan sosial (bansos) Pemprov Sumut 2012-2013 di Kejaksaan Tinggi Sumut dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

"Begitu juga terhadap Jaksa Agung HM Prasetyo turut disebut akan dijanjikan uang USD20 ribu dari Evy (istri Gatot) kepada Fransisca Insani Rahesti setelah pertemuan dengan Patrice Rio Capella," kata Koordinator Aksi Ramadhan R, saat aksi demontrasi di depan Gedung KPK, Jakarta, Senin (28/12/2015).

Terkait hal itu, Ramadhan mendesak KPK berani bersikap dengan memanggil Jaksa Agung, Prasetyo. Pasalnya orang nomor satu di korps Adhyaksa itu disinyalir mengetahui kasus tersebut.

Selain Prasetyo, Ramadhan juga meminta KPK memeriksa kembali Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh. "KPK juga harus berani periksa HM Prasetyo karena diduga kuat juga terlibat dalam kasus dana bansos Sumatera Utara," sebut bunyi tuntutan dalam aksi.

Sebelumnya Evy Susanti rupanya turut menjanjikan uang sebesar USD20.000, untuk diberikan kepada Prasetyo, terkait penanganan kasus bansos Pemprov Sumut 2012-2013 yang menyeret sang suami.

Hal itu diketahui dari pengakuan pegawai magang di Kantor Hukum OC Kaligis, Fransisca Insani Rahesti alias Sisca yang dihadirkan sebagai saksi untuk terdakwa mantan Sekjen Partai Nasdem, Patrice Rio Capella.

"Betul (ada uang untuk Jaksa Agung). Pertemuan saya, Bu Evy dan Rio, setelah Rio pulang, kata Evy, tolong sampaikan ke Rio untuk JA (Jaksa Agung) ada 20.000 dolar Amerika. Untuk Rio nanti ada dana sendiri," tutur Sisca menjawab pertanyaan Hakim di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin 16 November 2015.

Menurut Sisca, permintaan untuk bertemu dengan Rio merupakan ide dari advokat senior OC Kaligis serta Evy. Saat pertemuan dengan Rio itu, lanjutnya, ternyata Evy meminta mantan orang nomor dua di Partai Nasdem itu, untuk berkomunikasi dengan pihak Kejagung terkait kasus yang menyeret Gatot ini.

"Akhirnya, karena perintah Pak OCK, Bu Evy minta ke Pak Rio. Taunya Evy minta kedekatan ke Kejagung. Waktu bertemu bertiga, Pak Rio bilang kalau ke Kejaksaan mesti pelan-pelan," tukasnya.

Pilihan:

Jika Tak Propansus, Jokowi-JK 'Bermain' di Skandal Pelindo & Freeport
(maf)
Berita Terkait
Mensos Juliari Batubara...
Mensos Juliari Batubara Menambah Jumlah Menteri yang Ditangkap KPK
Kerugian Negara Akibat...
Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos Jokowi Bertambah Jadi Rp250 Miliar
KPK Ungkap Isi Bansos...
KPK Ungkap Isi Bansos Presiden yang Dikorupsi dari Beras hingga Minyak Goreng
Strategi Mensos Risma...
Strategi Mensos Risma Menghindari Korupsi dalam Penyaluran Bansos
Cita Citata Siap Kembalikan...
Cita Citata Siap Kembalikan Honor Manggungnya Jika Diminta KPK
Korupsi Bansos Dibongkar...
Korupsi Bansos Dibongkar KPK: Beras Tidak Disalurkan ke Keluarga yang Berhak
Berita Terkini
Ahli Waris Laporkan...
Ahli Waris Laporkan Dugaan Kepemilikan Aset Tak Wajar Mantan Hakim dan Jaksa ke KPK
Kisah Calvin dan Yehezkiel,...
Kisah Calvin dan Yehezkiel, Peraih Adhi Makayasa 2026 yang Dilantik Prabowo di Istana Merdeka
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved