PDIP Diingatkan Tak Asal Panggil JK di Pansus Pelindo II

Senin, 02 November 2015 - 18:37 WIB
PDIP Diingatkan Tak...
PDIP Diingatkan Tak Asal Panggil JK di Pansus Pelindo II
A A A
JAKARTA - Panitia khusus (Pansus) Pelindo II berencana akan memanggil Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk menyelidiki penyelewengan di PT Pelindo II yang diduga dilakukan Direktur Utama Pelindo II RJ Lino.

Politikus Partai Golkar Poempida Hidayatulloh heran dengan adanya wacana tersebut. Menurut dia, tak ada alasan kuat untuk memanggil JK.

Dia mengingatkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan partai politik lainnya yang bergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH) tak asal mewacanakan pemanggilan terhadap JK.

"Saya bingung apa target yang mau dicapai Pansus ini? Mau bermain politik kah? Kalau iya, ini akan berbalik menghantam KIH loh," ujar Poempida saat dihubungi wartawan, Senin (2/11/2015).

"JK ini jadi wapres bukan representasi Golkar, tapi partai pendukung dia dengan Pak Jokowi. Apa yang mau dibilang publik nanti?" sambungnya.

Menurutnya, tak ada alasan kuat bagi Pansus Pelindo II untuk meminta keterangan JK. Pasalnya, JK hanya pernah menelepon Komjen Pol Budi Waseso saat anak buahnya menggeledah kantor Pelindo II.

"Dan Pak JK juga sudah terbuka menjelaskan, bahwa dia hanya meminta agar penggeledahan dilakukan kalau bukti-bukti dan tersangkanya jelas. Tak ada masalah dengan itu. Lalu kenapa harus dipanggil?" ucap Poempida.

Menurutnya, Pansus Pelindo II akan jadi blunder bagi KIH jika terus mengait-ngaitkan JK. "Menurut saya agak blunder. Karena apa yang akan dicapai, tak setara effort yang dilakukan," tandas Poempida.

Sebelumnya, Anggota Pansus Pelindo II dari PDIP Junimart Girsang mengatakan pihaknya bisa saja memanggil JK bila diperlukan. Hal tersebut dilakukan untuk membuka fakta terkait adanya pelanggaran yang dilakukan PT Pelindo II.

"Presiden saja bisa kita panggil apa lagi Wapres. Karena ini untuk kepentingan rakyat dan bangsa," ujar Junimart di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat 30 Oktober 2015.

PILIHAN:
Politikus PPP Ini Apresiasi Polisi Berlakukan Hate Speech

PKS: Surat Edaran Hate Speech Jangan Bungkam Rakyat Berpendapat
(kri)
Berita Terkait
Kasus Korupsi Pelindo...
Kasus Korupsi Pelindo II, Kejagung Periksa Presdir JICT
Wakil Dirut PT JICT...
Wakil Dirut PT JICT Diperiksa terkait Dugaan Korupsi di Pelindo II
Mantan Dirut Pelindo...
Mantan Dirut Pelindo II, RJ Lino Kembali Diperiksa Kejagung
Kejagung Periksa Dirut...
Kejagung Periksa Dirut Pelindo II sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Sulit Temukan Kerugian...
Sulit Temukan Kerugian Negara, Kejagung Hentikan Kasus Pelindo II
Hari Ini RJ Lino Hadapi...
Hari Ini RJ Lino Hadapi Vonis Kasus Korupsi Pengadaan Crane
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved