Bonus Demografi Bisa Jadi Bencana untuk Indonesia

Minggu, 04 Oktober 2015 - 17:02 WIB
Bonus Demografi Bisa...
Bonus Demografi Bisa Jadi Bencana untuk Indonesia
A A A
SRAGEN - Bonus demografi di mana jumlah usia kerja atau usia produktif lebih banyak dari usia nonproduktif itu bisa menjadi bencana yang sangat besar, apabila Indonesia tidak bisa mengelolanya secara baik.

Pernyataan ini diungkapkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty. Menurutnya, Indonesia akan mengalami bonus demografi pada tahun 2025 nanti.

"Bonus demografi tidak lama lagi akan kita hadapi, jika kita tidak bisa memanfaatkan dengan baik maka akan menjadi bencana untuk Indonesia," ujar Surya Chandra di Kecamatan Masaran, Sragen, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (4/10/2015).

Surya menjelaskan, bencana ini akan datang jika pasangan usia subur kita hari ini tidak merencanakan keluarganya dengan baik. Karena ketika keluarga itu tidak direncanakan maka itu berpengaruh pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Diakuinya, imbasnya nanti akan banyak pengangguran. "Kualitas SDM menjadi penting untuk mempersiapkan bonus demografi dengan baik," ujar Surya.

Surya melanjutkan, angka kematian ibu melahirkan itu sangat tinggi jumlahnya dan itu disebabkan karena terlalu rapat dalam melahirkan, selain itu faktor usia juga yaitu di bawah umur 21 tahun dan di atas 35 tahun.

"Mari kita rencanakan keluarga kita, Saatnya sekarang menurunkan angka kelahiran yang tidak dinginkan, dengan begitu kualitas masyarakat Indonesia akan lebih baik," ajaknya.

Menurut Surya, jika kualitas SDM Indonesia baik, maka tidak menutup kemungkinan Indonesia akan menjadi negara maju. Bonus demografi dapat berdampak positif, katanya, apabila bisa menyeimbangkannya dengan kemajuan pembangunan di segala bidang.

"Jika SDM sudah baik, maka tinggal menunggu kebijakan pemerintah nantinya," ungkapnya.

Pilihan:

PKS Prediksi Indonesia Akan Alami Tiga Krisis

Jokowi Dituding Cari Popularitas lewat BBM, PDIP Meradang
(maf)
Berita Terkait
Pemkab Sleman Jemput...
Pemkab Sleman Jemput Bola bagi Layanan Kependudukan Penyandang Sosial
Heboh, Surat Kependudukan...
Heboh, Surat Kependudukan Susi Pudjiastuti Dijadikan Bungkus Gorengan
Kurang Pemahaman, Warga...
Kurang Pemahaman, Warga Masih Cetak KK di Kantor Catatan Sipil
Begini Cara Mengurus...
Begini Cara Mengurus Surat Pindah Domisili Terbaru
Kemendagri Permudah...
Kemendagri Permudah Transgender Dapatkan e-KTP
Penduduk China Bakal...
Penduduk China Bakal Menyusut 50 Persen dalam 80 Tahun, Karena Remaja Enggan Punya Anak
Berita Terkini
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved