Setya Jawab Kritik Soal Pemimpin DPR Bepergian ke Luar Negeri
Rabu, 30 September 2015 - 17:12 WIB
Setya Jawab Kritik Soal Pemimpin DPR Bepergian ke Luar Negeri
A
A
A
JAKARTA - Kinerja DPR dianggap terhambat lantaran tiga pemimpin DPR yakni Ketua DPR Setya Novanto, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon pergi ke luar negeri. Diketahui, ketiganya baru pulang dari Arab Saudi.
Setya Novanto menjelaskan, kepergiannya bersama dua pemimpin DPR lainnya itu adalah atas undangan Raja Salman. Apalagi, Fahri Hamzah ditugaskan sebagai Ketua Tim Pengawas Penyelenggaraan Haji Indonesia.
"Ya karena undangannya sudah jauh-jauh sudah kita sampaikan, tapi kan ada pembagian-pembagiannya, saya dengan Pak Fadli, Pak Fahri ketua tim pengawas, itu tidak bisa kita hindari," ujar Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2015).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) itu menambahkan, meski sedang ada di Arab Saudi, dirimya dan dua pemimpin DPR lainnya memantau kinerja DPR.
"Itu semua udah melalui timetable yang ada, semuanya kita bagi tugas diantara pimpinan, komisi-komisi juga kita kontrol terus di sana dengan baik," tandasnya.
PILIHAN:
Fahri Hamzah Nilai Putusan MK Atasi Masalah Calon Tunggal
Ketua DPR Minta Komisi II Undang KPU & Bawaslu Bahas Putusan MK
Setya Novanto menjelaskan, kepergiannya bersama dua pemimpin DPR lainnya itu adalah atas undangan Raja Salman. Apalagi, Fahri Hamzah ditugaskan sebagai Ketua Tim Pengawas Penyelenggaraan Haji Indonesia.
"Ya karena undangannya sudah jauh-jauh sudah kita sampaikan, tapi kan ada pembagian-pembagiannya, saya dengan Pak Fadli, Pak Fahri ketua tim pengawas, itu tidak bisa kita hindari," ujar Setya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2015).
Wakil Ketua Umum Partai Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) itu menambahkan, meski sedang ada di Arab Saudi, dirimya dan dua pemimpin DPR lainnya memantau kinerja DPR.
"Itu semua udah melalui timetable yang ada, semuanya kita bagi tugas diantara pimpinan, komisi-komisi juga kita kontrol terus di sana dengan baik," tandasnya.
PILIHAN:
Fahri Hamzah Nilai Putusan MK Atasi Masalah Calon Tunggal
Ketua DPR Minta Komisi II Undang KPU & Bawaslu Bahas Putusan MK
(kri)