Demokrat Prihatin Pengangguran Bertambah, Ekonomi Pun Terpuruk
Kamis, 17 September 2015 - 14:01 WIB
Demokrat Prihatin Pengangguran Bertambah, Ekonomi Pun Terpuruk
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menyatakan, partainya menolak wacana kenaikan tunjangan Anggota DPR. Alasan utama penolakan tersebut adalah kondisi ekonomi Indonesia yang kian terpuruk.
"Saya pikir Demokrat tidak setuju. Rakyat lagi susah kayak begini. Pengangguran tambah, rakyat enggak bisa beli, inflasi tinggi. DPR harus prihatin," kata Syarief di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).
Pria yang kini duduk di Komisi I DPR ini menegaskan, saat ini tunjangan anggota dewan sudah sangat mencukupi. Menurutnya, lebih baik anggaran tersebut dialokasikan untuk menaggulangi bencana kebakaran hutan dan asap di Sumatera serta Kalimantan.
"Cukup kok. Kita harus prihatin. Lebih bagus itu rakyat dulu diperhatikan. Belum lagi asap. Sudah susah, dikasih asap lagi," kata Syarief.
Pilihan:
WNI Disandera, Jokowi Akan Telepon PM Papua Nugini
"Saya pikir Demokrat tidak setuju. Rakyat lagi susah kayak begini. Pengangguran tambah, rakyat enggak bisa beli, inflasi tinggi. DPR harus prihatin," kata Syarief di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).
Pria yang kini duduk di Komisi I DPR ini menegaskan, saat ini tunjangan anggota dewan sudah sangat mencukupi. Menurutnya, lebih baik anggaran tersebut dialokasikan untuk menaggulangi bencana kebakaran hutan dan asap di Sumatera serta Kalimantan.
"Cukup kok. Kita harus prihatin. Lebih bagus itu rakyat dulu diperhatikan. Belum lagi asap. Sudah susah, dikasih asap lagi," kata Syarief.
Pilihan:
WNI Disandera, Jokowi Akan Telepon PM Papua Nugini
(maf)