Peneliti SMRC Nilai Sikap M Nasir Coreng Citra Demokrat di Pilkada
Selasa, 28 Juli 2020 - 12:29 WIB
loading...
Hal itu terkait kemarahan Nasir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR bersama Holding Pertambangan BUMN, pada Selasa 30 Juni 2020 lalu. Foto/Youtube
A
A
A
JAKARTA - Sikap Anggota DPR M Nasir diniai sudah mencoreng citra Partai Demokrat dan DPR sebagai lembaga negara. Hal itu terkait kemarahan Nasir dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VII DPR bersama Holding Pertambangan BUMN, pada Selasa 30 Juni 2020 lalu.
(Baca juga: Gratifikasi Bowo Sidik, KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Politikus M Nasir)
Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojuddin Abbas mengatakan, sikap kontroversi M Nasir tersebut secara tidak langsung memperburuk citra Partai Demokrat dalam kontestasi Pilkada 2020 mendatang.
"Sikap M Nasir misalnya membuat kontroversi yang berorientasi publik tidak suka. Nasir kemarin itu menurut saya muatannya tidak positif, mempermalukan dirinya sendiri bahkan Partai Demokrat, malah membuat citra DPR dan Partai Demokrat akan buruk," kata Sirojuddin, ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (28/7/2020).
Apalagi, kata Sirojuddin, jika ulah M Nasir tersebut menjadi perhatian publik di daerah, maka akan berpengaruh terhadap perolehan suara partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu pada Pilkada nanti. Apalagi, jika sikap M Nasir itu secara terus menerus disuguhukan kepada publik.
"Masyarakat di daerah itu memperhatikan tokoh politik terdekat di kabupaten-kota atau DPRD, yang di pusat itu akan diperhatikan kalau mereka membuat perhatian publik," tegasnya. (Baca juga: Reaksi M Nasir kepada Salah Satu Direktur BUMN Dinilai Tak Tepat)
Diketahui, sikap tidak etis politikus Partai Demokrat M Nasir ditunjukan saat rapat kerja bersama Holding Industri Pertambangan BUMN, Selasa (30/6/2020) lalu.
(Baca juga: Gratifikasi Bowo Sidik, KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Politikus M Nasir)
Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojuddin Abbas mengatakan, sikap kontroversi M Nasir tersebut secara tidak langsung memperburuk citra Partai Demokrat dalam kontestasi Pilkada 2020 mendatang.
"Sikap M Nasir misalnya membuat kontroversi yang berorientasi publik tidak suka. Nasir kemarin itu menurut saya muatannya tidak positif, mempermalukan dirinya sendiri bahkan Partai Demokrat, malah membuat citra DPR dan Partai Demokrat akan buruk," kata Sirojuddin, ketika dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (28/7/2020).
Apalagi, kata Sirojuddin, jika ulah M Nasir tersebut menjadi perhatian publik di daerah, maka akan berpengaruh terhadap perolehan suara partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu pada Pilkada nanti. Apalagi, jika sikap M Nasir itu secara terus menerus disuguhukan kepada publik.
"Masyarakat di daerah itu memperhatikan tokoh politik terdekat di kabupaten-kota atau DPRD, yang di pusat itu akan diperhatikan kalau mereka membuat perhatian publik," tegasnya. (Baca juga: Reaksi M Nasir kepada Salah Satu Direktur BUMN Dinilai Tak Tepat)
Diketahui, sikap tidak etis politikus Partai Demokrat M Nasir ditunjukan saat rapat kerja bersama Holding Industri Pertambangan BUMN, Selasa (30/6/2020) lalu.
Lihat Juga :