Award ke Pemimpin Korut Jangan Diklaim Atas Nama Pemerintah

Selasa, 01 September 2015 - 11:40 WIB
Award ke Pemimpin Korut...
Award ke Pemimpin Korut Jangan Diklaim Atas Nama Pemerintah
A A A
JAKARTA - Rencana pemberian Soekarno Award kepada Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un, diminta untuk tidak mengatasnamakan Pemerintah Indonesia.

"Asal tidak diklaim sebagai penghargaan dari Pemerintah Indonesia," ujar pengamat politik Universitas Padjajaran (Unpad) Idil Akbar kepada Sindonews, Selasa (1/9/2015).

Idil mengatakan, dirinya merasa tidak melihat ada korelasi bagi Indonesia atas pemberian penghargaan tersebut. Sejauh ini lanjut dia, Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Korut. (Baca juga: Rachmawati Tetap Beri Soekarno Award ke Kim Jong Un)

Menurutnya, penghargaan ini diberikan oleh yayasan Soekarno dan bukan secara official diberikan oleh Pemerintah Indonesia. Idil menilai, pribadi Kim Jong Un dapat dijadikan sebagai pertimbangan yayasan terhadap diri Pemimpin Korut itu, sehingga dinilai layak menerima penghargaan tersebut.

"Artinya, pertimbangan diberikannya penghargaan tersebut ke Korut berdasarkan pertimbangan sendiri yayasan, bukan pertimbangan kenegaraan. Selama tidak ada klaim bahwa penghargaan tersebut diberikan oleh Pemerintah Indonesia saya kira enggak ada masalah," ucap Idil.

Pilihan:

Gerindra Khawatir Kondisi RI Saat Ini Picu Krisis Politik
(maf)
Berita Terkait
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Kisah di Balik Monumen...
Kisah di Balik Monumen Soekarno Rancangan Ridwan Kamil di Aljazair
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Jokowi dan Pendekatan...
Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Berita Terkini
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
Kemenhaj: 76.829 Jemaah...
Kemenhaj: 76.829 Jemaah Haji dari 195 Kloter Telah Tiba di Indonesia
Prabowo Bakal Hadiri...
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Infografis
Pemimpin Hamas Yahya...
Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Diklaim Tewas oleh Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved