Jatah Kursi Nasdem Berkurang, Ini Komentar Surya Paloh

Rabu, 12 Agustus 2015 - 20:48 WIB
Jatah Kursi Nasdem Berkurang,...
Jatah Kursi Nasdem Berkurang, Ini Komentar Surya Paloh
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh mengaku tak masalah jatah partainya di Kabinet Kerja kini berkurang pasca reshuffle kabinet.

"Apa masalahnya bagi Nasdem, tak ada masalah," kata Surya Paloh di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/8/2015).

Menurut dia, reshuffle kabinet bukan persoalan jatah. Melainkan untuk kepentingan kinerja kabinet agar bisa lebih baik lagi.

"Dan presiden tentunya punya hak prerogatif untuk melakukan perubahan, kalau memang masalahnya ada menteri yang representasi dari Nasdem, ya bagus saja, enggak ada masalah," ungkapnya.

Seperti diketahui, salah satu menteri yang direshuffle adalah Politikus Partai Nasdem Tedjo Edhy Purdijatno yang sebelumnya menjabat Menko Polhukam. Jabatan itu kini diisi oleh Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Alhasil, kini jatah kursi Partai Nasdem di Kabinet Kerja berkurang satu. Sementara beberapa pejabat asal Partai Nasdem yang tidak di-reshuffle adalah Jaksa Agung HM Prasetyo, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan.

Paloh menuturkan, keputusan Jokowi dalam melakukan reshuffle ini harus dipahami bahwa hal itu hak prerogatif presiden. "Baik itu yang direposisi, baik itu yang barangkali ditinggalkan," ungkapnya.

Dia pun mengaku mendukung penuh keputusan Jokowi melakukan reshuffle. Walaupun Tedjo menjadi salah satu pejabat yang harus direshuffle.

"Amat sangat, kenapa enggak. Kita kan tujuannya membuat pemerintahan yang kuat, output kinerja yang baik. Nah ketika ada anggota Kabinet Kerja yang perlu di reposisi, kita tentu hargai sekali," katanya.

Dia pun yakin Tedjo bisa menerima keputusan reshuffle tersebut. "Pak Tedjo barangkali sebagai sahabat sebagai pekerja yang ulet memahami, dia bisa berada dan memberikan pengabdian di mana saja, tak harus jadi anggota Kabinet Kerja, saya yakin," pungkasnya.

PILIHAN:

Reshuffle, Andi Widjajanto Akui Mendadak Diberitahu Jokowi

Menteri yang Dilantik Tak Tersentuh KPK
(kri)
Berita Terkait
Isu Reshuffle Kabinet...
Isu Reshuffle Kabinet Dinilai Bentuk Tekanan Politik dari Oligarki
Reshuffle Kabinet, Partai...
Reshuffle Kabinet, Partai Demokrat: Kami Tidak Akan Mencampurinya
PKS, PD, Nasdem Tak...
PKS, PD, Nasdem Tak Masuk Daftar Undangan, PAN: Yang Diundang Atas Restu Presiden
AHY: Ada Upaya Pengambilalihan...
AHY: Ada Upaya Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat
Nasdem Siap Menterinya...
Nasdem Siap Menterinya Dicopot: Kami Tegak Lurus Sama Presiden
Tak Diundang di Silaturahmi...
Tak Diundang di Silaturahmi Ramadan, Nasdem Enggan Berspekulasi Terkait Reshuffle
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved