SBY Sebut Eranya Kritik Lebih Keras Ketimbang Era Jokowi

Minggu, 09 Agustus 2015 - 14:39 WIB
SBY Sebut Eranya Kritik...
SBY Sebut Eranya Kritik Lebih Keras Ketimbang Era Jokowi
A A A
JAKARTA - Usul Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) menghidupkan kembali pasal mengenai penghinaan kepada presiden terus menuai perdebatan.

Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan ketika dirinya masih mejabat banyak mendapat kritik tajam dari masyarakat. Namun, dirinya tidak merespons semua kritik itu dengan upaya hukum.

"Kalau saya gunakan hak saya untuk adukan ke polisi (karena delik aduan), mungkin ratusan orang sudah diperiksa dan dijadikan tersangka," ujar SBY dalam akun @SBYudhoyono, Minggu (9/8/2015).

Dia mengatakan, aktifitasnya akan terganggu jika meladeni serius semua kritik tajam itu secara hukum. Meskipun diakuinya kritik yang disampaikan itu mengandung unsur penghinaan.

Mulai dari pembakaran dan menginjak-injak foto, hingga mengarak seekor kerbau yang dituliskan namanya. "Terus terang, selama 10 tahun jadi presiden, ada ratusan perkataan dan tindakan yang menghina, tak menyenangkan dan cemarkan nama baik saya," tukasnya.

Menurutnya, kondisi sekarang berbeda dengan ketika dirinya masih menjabat presiden. Tentu saja, kata dia, ini pertanda baik bagi Pemerintahan Jokowi.

"Sekarang saya amati hal seperti itu hampir tak ada. Baik itu unjuk rasa disertai penghinaan kepada presiden, maupun berita kasar di media," tandasnya.

Baca: Momok Pasal Penghinaan Presiden.

DPR Tolak Permintaan Jokowi Hidupkan Pasal Penghinaan Presiden.
(kur)
Berita Terkait
Pemberlakuan UU KUHP–KUHAP...
Pemberlakuan UU KUHP–KUHAP Jadi Sorotan
Guru Besar UNM Sebut...
Guru Besar UNM Sebut 2026 Jadi Pembuktian Tansformasi Hukum Indonesia
Pengamat Nilai RKUHAP...
Pengamat Nilai RKUHAP 2025 dan KUHP Nasional Tak Sinkron
DPR: KUHP dan KUHAP...
DPR: KUHP dan KUHAP Baru Pastikan Hanya Orang Jahat yang Dipenjara
Polri Pedomani KUHP-KUHAP...
Polri Pedomani KUHP-KUHAP Baru yang Berlaku Hari Ini
Deretan Pasal Kontroversial...
Deretan Pasal Kontroversial dalam KUHP Baru
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
Daftar Lengkap Staf...
Daftar Lengkap Staf Pelatih Timnas Indonesia Era John Herdman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved