Sustainable Development

Kamis, 06 Agustus 2015 - 08:15 WIB
Sustainable Development
Sustainable Development
A A A
Fenomena urbanisasi selalu terjadi sepanjang tahun, khususnya pada saat pascalibur Lebaran.

Modernisasi yang terjadi di kawasan perkotaan serasa menjadi primadona bagi penduduk desa untuk melakukan urbanisasi dengan prospek mereka akan mendapatkan penghidupan yang layak di sini, berbeda dengan kondisi urbanisasi di negara Barat di mana “urbanisasi” terjadi karena adanya perluasan daerah industri sehingga timbul permintaan tenaga kerja dari wilayah pedesaan.

Adanya hal ini membuat kota megapolitan akan bertambah penghuninya. Dengan kondisi yang tidak terelakkan tiap tahunnya ini, pemerintah perlu mengadakan kampanye yang mendukung konsep urbanisasi yang mendukung sustainable development.

Konsep sustainable development adalah sebuah konsep jangka panjang yang dapat dilakukan oleh pemerintah dalam menghadapi urbanisasi. Salah satu bagiannya adalah menguatkan social benefits. Pemerintah dapat meningkatkan standar pendidikan di daerah pedesaan atau luar perkotaan.

Tidak berhenti sampai di sini saja, pemerintah juga harus mengampanyekan suatu rencana yang dapat meningkatkan kualitas hidup, salah satunya dengan menggalakkan program ruang terbuka hijau. Tentunya tidak hanya pemerintah seorang saja yang dapat menjalankan kampanye semacam ini.

Pemerintah bisa turut berkolaborasi dengan berbagai stakeholder yang ada dalam memaksimalkan program jangka panjang ini. Pemerintah dapat bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan dalam memanfaatkan dana CSR mereka dalam pembangunan manusia maupun lingkungan agar konsep sustainable development pada urbanisasi juga berjalan.

Contoh yang sudah berjalan sekarang ini adalah pembangunan Rusun Marunda yang menggunakan turut menggunakan dana CSR. Kampanye sustainable development mesti diwujudkan pemerintah agar terjadi harmonisasi antara pembangunan dan jumlah penduduk yang terus bertambah dari waktu ke waktu.

Responsivitas dari pemerintah dalam menjalankan program jangka panjang ini akan membangun sebuah insight bahwa fenomena urbanisasi tidaklah lagi sebagai sebuah tantangan, namun juga sebuah peluang dalam menjadikan sebuah urban menjadi lebih baik di masa yang akan datang.

Fakhri irawan
Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP
(ftr)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
Bareskrim: Alamat Server...
Bareskrim: Alamat Server Judi Online Hayam Wuruk di Brasil, China, hingga Vietnam
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved