Menebak Makna Ucapan Megawati Soal Jokowi Petugas Partai

Rabu, 22 Juli 2015 - 19:54 WIB
Menebak Makna Ucapan...
Menebak Makna Ucapan Megawati Soal Jokowi Petugas Partai
A A A
JAKARTA - Istilah petugas partai kembali dilontarkan Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI) Megawati Soekarnoputri.

Pada acara pembekalan calon kepala daerah di Depok, Jawa Barat, Selasa 21 Juli kemarin, Mega mengungkapkan pengalamannya yang sempat dikritik habis-habisan atau di-bully saat menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai petugas partai.

Di hadapan para kadernya, Megawati mengatakan seharusnya anggota PDIP merasa bangga ketika menjadi petugas partai.

Ahli hukum tata negara Andi Irmanputra Sidin menduga ada kaitan antara pernyataan Megawati tentang petugas partai dan isu tentang siapa di antara keduanya yang harus lebih dahulu datang saat Lebaran.

"Pernyataan Megawati tentang presiden petugas partai tampaknya dibunyikan lagi di tengah pertanyaan publik apakah harus Megawati yang sowan 1 Syawal ke Istana," kata Irman melalui keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Rabu (22/7/2015).

Menurut Irman, tidak ada aturan yang melarang Jokowi untuk mengunjungi tokoh senior bangsa, mantan presiden, hingga ketua umum partai politik guna mendalului memberi ucapan hari raya.

Dia mengakui Presiden bisa saja keluar dari Istana pada hari raya untuk bertemu Megawati dan tokoh-tokoh lainnya. (Baca: Sebut Jokowi Petugas Partai, Megawati Di-bully)

Menurut Irman, hal itu tidak akan menjatuhkan wibawa Presiden sebagai salah satu pemegang kekuasaan konstitusional.

"(Pernyataan) Presiden petugas partai juga tidak perlu dihadap-hadapkan dengan kepentingan rakyat karena partai adalah pilar utama rakyat dalam pemerintahan sehingga konstitusi sudah menjadikan partai sebagai wahana utama rakyat dalam menyalurkan kepentingannya," tutur Irman.

Dia mengakui Megawati berhak menegaskan presiden adalah petugas partai. "Sama halnya dengan partai lain, bahkan kita sebagai warga negara berhak menyatakan Presiden adalah petugas kita sebagai individu warga negara," tuturnya.


PILIHAN:


Jokowi Tak Mau Penegak Hukum Jadikan Tersangka ATM
(dam)
Berita Terkait
Jokowi Tidak Diundang...
Jokowi Tidak Diundang Rakernas PDIP, Pengamat: Penegasan Tidak Satu Gerbong Lagi
Tidak Diundang ke Rakernas...
Tidak Diundang ke Rakernas V PDIP, Jokowi: Tanyakan ke yang Mengundang
Jokowi Dipastikan Tak...
Jokowi Dipastikan Tak Hadir di Rakernas PDIP, Pilih ke Istana Yogya
Pratikno Ungkap Reaksi...
Pratikno Ungkap Reaksi Jokowi Diisukan Cawe-cawe di Kepengurusan Baru PDIP
Jokowi Dinilai Layak...
Jokowi Dinilai Layak Pimpin PDIP Gantikan Megawati
Profil Maruarar Sirait...
Profil Maruarar Sirait yang Keluar dari PDIP untuk Mengikuti Jokowi
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved