Alasan Menkumham dan KaBIN Ngibrit dari Kejagung

Kamis, 02 Juli 2015 - 15:34 WIB
Alasan Menkumham dan...
Alasan Menkumham dan KaBIN Ngibrit dari Kejagung
A A A
JAKARTA - Sejumlah lembaga hukum pemerintah telah selesai membahas tindaklanjut penanganan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu.

Namun Menteri Hukum dan HAM (Menkumham), Yasonna H Laoly dan Kepala Badan Inteliojen Negara (KaBIN) Marciano Norman yang hadir dalam pertemuan tersebut, memilih pergi duluan.

"Menko sama Jaksa Agung nanti jelaskan," ucap Yasonna saat keluar Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Yasonna keluar bersama Kepala BIN, Marciano Norman. Tidak seperti biasanya, diketahui Yasonna tengah ada masalah dengan kakinya lantaran saat jalan terlihat kurang seimbang atau 'pincang' dan mengenakan tongkat pemapah.

Sama seperti Yasonna, Marciano yang akan paripurna dari masa tugasnya juga enggan berkomentar terkait hasil pertemuan tersebut. Dia terlihat buru-buru masuk ke dalam mobilnya.

"Konferensi pers nanti sama Pak Jaksa saja ya, terima kasih," kata Marciano dari dalam mobilnya.

Selang 10 menit Yasonna dan Kepala BIN keluar meninggalkan Kejagung, kemudian muncul keluar Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno, Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Komisioner Komnas HAM Nurcholis.

Mereka menggelar konferensi pers yang berlangsung singkat. Sama seperti Yasonna dan Marciano, minus perwakilan Komnas HAM, mereka buru-buru meninggalkan Kejagung karena sudah ditunggu Jokowi buat mengikuti Rapat terbatas (Ratas) di Istana Merdeka.

"Maaf buru-buru saya ada rapat kabinet di Istana," ujar Menteri Tedjo seusai menggelar jumpa pers.

Pilihan:

Ahmad Dhani: Yang Diganti Menteri atau Presidennya?

Reshuffle Kabinet Bakal Sarat Politik Transaksional
(maf)
Berita Terkait
Rakornas Penegakan Hukum...
Rakornas Penegakan Hukum Terpadu Jelang Pemilu 2024
Pembagian Macam-Macam...
Pembagian Macam-Macam Hukum di Indonesia
Hukum di antara Akal...
Hukum di antara Akal dan Nurani
Penegakan Hukum Sontoloyo
Penegakan Hukum Sontoloyo
Survei Polling Institute:...
Survei Polling Institute: Kondisi Penegakan Hukum Perlu Perbaikan
Praktik Orang Dalam...
Praktik Orang Dalam Dinilai Merusak Demokrasi dan Tatanan Hukum
Berita Terkini
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved