Transportasi Masa Kini?

Kamis, 02 Juli 2015 - 08:47 WIB
Transportasi Masa Kini?
Transportasi Masa Kini?
A A A
Febianca Putri
Mahasiswi Jurusan Jurnalistik, Fakultas Ilmu Komunikasi

Transjakarta lama datang, KRL penuh, ojek atau taksi mahal, naik mobil macet hmm.. mungkin itu keluhan yang sering dirasakan masyarakat khususnya yang berdomisili di Jakarta.

Lalu, transportasi apa sebenarnya yang layak untuk digunakan masa kini? Kebanyakan orang mengeluh dengan kondisi jalan dan transportasi umum yang tidak nyaman, apalagi aman. Jika melihat ke belakang, tidak sedikit kasus yang memberitakan tindak kriminal yang terjadi di angkutan umum, contoh kejadian pelecehan supir metromini terhadap penumpang wanita di jalan TB Simatupang.

Hal inilah yang membuat kendaraan umum tidak begitu populer di Indonesia. Sedikit bercerita, pada 2014 saya pergi ke Seoul, Korea Selatan. Jika berkaca dengan Indonesia, tentu infrastruktur transportasi Seoul dan Jakarta sangat berbeda. Mereka memiliki salah satu moda transportasi yang biasa disebut subway /SMRT kereta bawah tanah yang dipastikan nyaman, aman, dan tepat waktu.

Sebagai turis, tidak sulit bagi saya untuk berkeliling kota karena mudahnya membaca peta jalur subway sekalipun bahasa yang mereka gunakan bukanlah huruf latin, melainkan hangul. Bukan hanya saya sebagai turis yang nyaman menggunakan transportasi publik tersebut, tetapi warga Korea Selatan pun kebanyakan menggunakan transportasi umum seperti pelajar ataupun remaja yang akan berpergian ke pusat perbelanjaan.

Sempat saya terpikir saat itu, kapan ya Indonesia memiliki moda transportasi publik yang nyaman, aman, dan tepat waktu? Kembali ke Indonesia, saat ini salah satu fokus Pemprov DKI Jakarta yaitu membangun infrastruktur transportasi di Ibu Kota. Menurut saya, ini merupakan langkah baru pembangunan Ibu Kota setelah ada bus Transjakar ta sejak 2004.

Kini mulai terjadi pengembangan inf r a s t r u k t u r transportasi berbasis rel seperti pembenahan KRL, mass rapid transit (MRT), saat ini sudah masuk tahap kedua, dan light rapid transit (LRT) yang direncanakan akan dimulai pada Agustus 2015. Berbagai pembangunan infrastruktur transportasi publik tersebut memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya pengguna transportasi massal.

Sebagai salah satu pengguna transportasi publik dalam kegiatan sehari-hari, tentu saya sangat berharap pembangunan transportasi publik ini dapat segera diselesaikan dan dirasakan kenyamanannya oleh masyarakat. Melihat wajah Ibu Kota saat ini sangat dipadati oleh kendaraan pribadi yang berdampak pada kemacetan.

Lalu, seperti apakah layaknya transportasi masa kini? Maka, saya akan menjawab transportasi yang dapat memberikan kenyamanan, keamanan, serta ketepatan waktu bagi penggunanya.

(ars)
Berita Terkait
Tiga Poros di Pilpres...
Tiga Poros di Pilpres 2024 Dinilai Rasional dan Memungkinkan
Mahasiswa Doktoral Unhan...
Mahasiswa Doktoral Unhan Sebut Pentingnya Pengembangan Pertahanan Maritim
Lokalisasi Terbesar...
Lokalisasi Terbesar di Pantura Timur Dirobohkan, Situasi Sempat Memanas
Capres Poros Ketiga...
Capres Poros Ketiga Pilpres 2024 Belum Terlihat
Soal Poros Partai Islam,...
Soal Poros Partai Islam, Inisiator Partai Ummat Bilang Begini
Poros Islam Ingin Usung...
Poros Islam Ingin Usung Capres-Cawapres di Pilpres 2024? PKB Jadi Penentu
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
10 Petinju dengan Pendapatan...
10 Petinju dengan Pendapatan Tertinggi Sepanjang Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved