Indriyanto Pertanyakan Sikap Atraktif DPR Revisi UU KPK

Jum'at, 26 Juni 2015 - 10:30 WIB
Indriyanto Pertanyakan...
Indriyanto Pertanyakan Sikap Atraktif DPR Revisi UU KPK
A A A
JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt) Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Indriyanto Seno Adji mempertanyakan sikap anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) belakangan ini.

Menurut Indriyanto, mencuatnya isu penistaan agama di Rutan KPK cabang Pomdam Jaya Guntur yang disemburkan mantan Menteri Agama Suryadharma Ali (SDA) ditengah kencangnya isu revisi UU KPK menimbulkan banyak persepsi dan tanda tanya besar.

Pasalnya, surat yang disampaikan SDA tersebut disampaikan ke DPR sebagai institusi yang getol menyudutkan KPK. Kedua elaborasi masalah itu akankah DPR dianggap mereduksi kewenangan KPK sebagai lembaga hukum yang bertugas memberantas korupsi?

"Sikap atraktif berlebihan DPR itu justru timbulkan pertanyaan apakah ada agenda terselubung untuk mereduksi kelembagaan KPK?" kata Indriyanto saat dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh Sindonews, Jumat (26/6/2015).

Dia menuturkan, para pemimpin KPK telah secara tegas mengatakan tidak adanya penistaan serta pelarangan ibadah bagi para terpidananya. Kendati demikian, KPK menyerahkan ada atau tidaknya pelemahan lembaganya pada itikad baik dari mantan Ketum PPP itu.

"Soal ada tidaknya pelemahan kepada KPK oleh SDA, kami serahkan semuanya pada itikad SDA sendiri," terang ahli hukum pidana itu.

Lebih lanjut, sikap atraktif DPR yang tetap memasukkan revisi UU KPK dalam Program Legislatif Nasional (Prolegnas) prioritas 2015, diakui Indriyanto membuat lembaganya semakin tidak paham. Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri telah menolak revisi UU KPK pada Jumat, 19 Juni 2015 lalu.

"Kami sendiri enggak paham kenapa DPR sangat atraktif berniat lakukan revisi UU KPK. Padahal kami yang berkepentingan langsung menilai belum mendesak untuk dilakukan revisi itu," terangnya.

PILIHAN:
Jokowi Prioritaskan KUHP Ketimbang Revisi UU KPK

Soal Revisi UU KPK, Menkumham: Belanda Masih Jauh!
(kri)
Berita Terkait
Lengkap! Kronologi UU...
Lengkap! Kronologi UU No 19 Tahun 2019 tentang KPK hingga Pernyataan Terbaru Jokowi yang Picu Polemik
Janji Kuatkan Komisi...
Janji Kuatkan Komisi Pemberantasan Korupsi, Ganjar Buka Peluang Revisi Kembali UU KPK
Pimpinan DPR Ungkap...
Pimpinan DPR Ungkap Tak Ada Usulan Bahas Revisi UU KPK
Revisi UU KPK Dinilai...
Revisi UU KPK Dinilai Langgar Asas Pembentukan Undang-Undang
KPK Gaet 4 Kementerian...
KPK Gaet 4 Kementerian dan KSP Teken Komitmen Pencegahan Korupsi
Pengalihan Status Jadi...
Pengalihan Status Jadi ASN, Wadah KPK Sebut Buntut dari Revisi UU KPK
Berita Terkini
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved