Dalami Penyimpangan KPU, Komisi II Tak Berniat Balas Dendam

Senin, 22 Juni 2015 - 08:07 WIB
Dalami Penyimpangan...
Dalami Penyimpangan KPU, Komisi II Tak Berniat Balas Dendam
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR menyatakan akan menindaklanjuti laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal indikasi penyimpangan APBN tahun 2014 yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Tindak lanjut dengan pendalaman oleh Komisi II sebagai bentuk pelaksanaan fungsi pengawasan DPR, terutama terhadap KPU," ujar Wakil Ketua Komisi II DPR Lukman Edy saat dihubungi SINDO, Minggu 21 Juni 2015 malam.

Menurut Edy, pada awalnya memang ada anggota Komisi II yang mendorong agar pendalaman ini dilakukan khusus untuk KPU saja. Tetapi anggota lainnya mendorong agar audit itu jangan hanya dilakukan khusus KPU saja, juga semua mitra kerja Komisi II lainnya.

"Supaya tidak ada tendensi Komisi II balas dendam kepada KPU, dan itulah yang menjadi keputusan rapat internal Komisi II," jelas politikus PKB itu.

Edy menegaskan, rapat dengar pendapat (RDP) dengan KPU terkait hasil audit BPK ini tidak perlu dikhawatirkan akan mengganggu agenda menyukseskan pilkada serentak 2015. Karena, ini adalah hal biasa yang dilakukan Komisi II untuk menjalankan fungsi pengawasan DPR yang diatur oleh UUD 1945.

Yang menyatakan, hasil audit BPK harus dilaporkan kepada DPR dan DPD, yang selanjutnya bisa ditindaklanjuti oleh lembaga penegakan hukum.

"Kami hanya menjalankan tugas pengawasan kami saja, karena ini menyangkut profesionalisme KPU dan kerugian negara," tegasnya.

Lebih jauh, Edy menjelaskan, di samping bisa ditindaklanjuti oleh lembaga penegakkan hukum, hasil audit ini juga bisa menjadi bahan evaluasi apakah KPU periode ini punya kemampuan melaksanakan amanah negara, yaitu amanah menjalankan fungsi dan kewenangan sesuai UU Pemilihan Umum dan UU Pilkada.

"Serta kewenangan menjalankan keuangan negara secara transparan dan akuntabel," pungkasnya.

PILIHAN:
BPK Temukan Penyimpangan KPU Rp334 Miliar

JK Nilai Penyimpangan KPU Rp334 M Perlu Diusut
(kri)
Berita Terkait
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
Pendaftaran Calon Anggota...
Pendaftaran Calon Anggota KPU-Bawaslu Bisa Lewat Tiga Jalur Ini
Jika Tak Setuju, KPU...
Jika Tak Setuju, KPU Persilakan Bawaslu Gugat PKPU Pendaftaran Parpol
Komisioner KPU - Bawaslu...
Komisioner KPU - Bawaslu Baru Diharapkan Punya Inovasi tentang Pemilu
Berita Terkini
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved