Desmond Curiga Kejagung Ingin Selamatkan Jaksa Kejati DKI

Kamis, 07 April 2016 - 16:33 WIB
Desmond Curiga Kejagung...
Desmond Curiga Kejagung Ingin Selamatkan Jaksa Kejati DKI
A A A
JAKARTA - ‎Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai berupaya menyelamatkan petinggi Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dalam kasus dugaan suap penanganan kasus korupsi PT Brantas Abipraya yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam kasus tersebut KPK telah menetapkan sekaligus menahan tiga orang tersangka, yakni Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Sudi Wantoko, Senior Manager PT Brantas Abipraya Dadung Pamularno, serta Marudut yang diduga berperan sebagai perantara suap.

KPK juga telah menyita uang sebanyak USD148.835. Uang itu diduga diberikan kedua petinggi PT Brantas Abipraya kepada Marudut untuk mengamankan kasus PT Brantas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta.

Setelah kasus itu terbongkar, Kejagung ikut menyelidiki dugaan keterlibatan petinggi Kejati DKI Jakarta dalam kasus yang tengah ditangani KPK itu. (Baca juga: Tim Jamwas Periksa Wakajati DKI dan Petinggi Pidsus Kejagung)

Menanggapi hal itu, Wakil ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa‎ berpendapat, seharusnya Kejagung menyerahkan sepenuhnya kasus itu kepada KPK. "Saya melihat bahwa apa yang dilakukan Kejaksaan Agung ini adalah upaya penyelamatan saja agar Kejati DKI Jakarta selamat," kata Desmond, Kamis (7/4/2016).

Menurut dia, Kejagung dinilai tidak bakal berani menghukum oknum jaksa Kejati DKI Jakarta yang merupakan internalnya.

"Harusnya Kejaksaan Agung jangan memaksakan diri dalam melakukan proses ini, sama saja jeruk makan jeruk, enggak mungkin kan. Alangkah bijaksana Kejaksaan Agung menyerahkan ke KPK maka kebenarannya terjadi, ini kan kesannya melindungi,‎" tuturnya.

Dalam mengusut kasus ini, KPK telah memeriksa Kepala Kejati DKI Jakarta Sudung Situmorang dan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Tomo Sitepu. Keduanya diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi.
(dam)
Berita Terkait
Jaksa Agung Klaim Rombak...
Jaksa Agung Klaim Rombak dan Proses Pidana Oknum Jaksa Nakal
Berhentikan Jaksa yang...
Berhentikan Jaksa yang Kena OTT, Muhammadiyah: Bukti Keseriusan Kejagung Bersihkan Internal
Kejagung Tetapkan Kajari...
Kejagung Tetapkan Kajari Bangka Tengah Tersangka Korupsi, Terima Uang Rp840 Juta
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung...
Sikat Jaksa Nakal, Kejagung Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggar Hukum
Komisi Kejaksaan: Satgas...
Komisi Kejaksaan: Satgas 53 Ampuh Tangani Jaksa Nakal
Jaksa Nakal Bakal Dipecat,...
Jaksa Nakal Bakal Dipecat, Kejagung Tak Toleransi Pelanggaran
Berita Terkini
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah...
Kemenhaj Sebut 90% Jemaah Haji Sudah Tiba di Tanah Air
Dari Cinta Menjadi Luka:...
Dari Cinta Menjadi Luka: Kekerasan Berpacaran Perspektif Psikologi
Hasil Survei: 83,1%...
Hasil Survei: 83,1% Publik Yakin UU Polri Bawa Perubahan Terhadap Kinerja Kepolisian
Prabowo Ungkap Kunci...
Prabowo Ungkap Kunci Negara Sukses: Berani Akui Kekurangan hingga Cari Solusi
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Namanya
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved