Drone Ongen Pesanan Kemhan Sudah Tahap Finishing

Sabtu, 05 Maret 2016 - 13:38 WIB
Drone Ongen Pesanan...
Drone Ongen Pesanan Kemhan Sudah Tahap Finishing
A A A
JAKARTA - Raganya boleh di kerangkeng, tapi tanggung jawabnya tetap jalan. Itulah sosok Yulian Paonganan alias Ongen, sang Maestro Drone yang ditahan atas dugaan melanggar UU Pornografi dan UU ITE.

Sebelumnya di Twitter dan FB, Ongen memposting foto Jokowi dan Nikita disertai hastag #PapaMintaPaha dan #PapaDoyanLonte serta alat kelamin anak kecil yang polisi jadikan dasar untuk jerat dia dengan pasal itu.

Tanggung jawabnya dia tunjukan dengan merampungkan drone pesanan Kementerian Pertahanan (Kemhan). Saat ini, pesanan Kemenhan sudah mencapai 80% dan ditargetkan akan diserahkan akhir Maret.

Seperti disampaikan oleh salah satu Staf Ongen Adhitya Anantaka yang mengatakan tiga unit pesanan Kemhan diantaranya dua unit untuk pengawasan perbatasan darat dan satu unit khusus untuk pengawasan ZEE Natuna sudah proses akhir.

“Kita berkomitmen akhir Maret ini drone sudah bisa diserahkan ke Kemenhan, dan setiap jam besuk tim teknis gantian konsultasi langsung ke Pak Ongen di tahanan Bareskrim Mabes Polri", ujar Adhitya melalui rilis yang diterima Sindonews, Sabtu (5/3/2916).

Dijelaskan oleh Adhit, drone buatan Ongen yang untuk perbatasan memiliki dimensi wing spans (bentang sayap) 4,2 meter, sedangkan untuk ZEE Natuna ukuran lebih besar memiliki wing spans 6,4 meter.

“Setiap unit terdiri atas satu mobile GCS (Ground Control Station) dan dua set pesawat. Mobile GCS utk drone perbatasan berupa truck box yang dilengkapi perangkat system control monitor, sedangkan mobile GCS untuk drone pengawasan ZEE Natuna berupa kapal karena akan lebih banyak di operasikan di laut,” bebernya.

Saat ditanya mengenai kemampuan drone itu, Adhit menjelaskan kemampuan drone OS-Wifanusa nama dari drone buatan Ongen itu memiliki kemampuan terbang hingga mencapai 10 jam nonstop dengan jarak tempuh mencapai 1000 km. “Drone ini juga dilengkapi kamera system canggih dan autonomous system tercanggih saat ini buatan Kanada,” terangnya.

Adhit menambahkan, salah satu kelebihan drone buatan Ongen ini adalah mampu take off dan landing di darat dan di air. “Kita sudah beberapa kali melakukan uji coba di waduk Jatiluhur. Semuanya, berajalan sempurna,” tegasnya.

Sekadar catatan, Ongen telah melakukan riset untuk membuat drone dengan nama OS-Wifanusa selama hampir 1,5 tahun. Melalui Indonesia Martim Institute Ongen melakukan riset tersebut dan telah membuat pesawat flyingboat prototipe skala 1:3 yang berhasil terbang sempurna dan ini yang dijadilan drone atau pesawat tanpa awak.

Kini, selain mengerjakan drone pesanan Kemhan, juga tetap merampungkan prototipe skala 1:1 yang nantinya bisa diawaki empat orang. Untuk drone tersebut sudah lulus uji sertifikasi dari litbang TNI AL dan sertifkat TKDN 28.01% dari Kemenperin.
(kri)
Berita Terkait
Polemik Anggaran Alutsista,...
Polemik Anggaran Alutsista, Jubir Kemhan Beberkan 3 Formulasi Belanja Alpalhankam
Soal Polemik Alpahankam...
Soal Polemik Alpahankam Rp1.760 T, Prabowo: Masih Digodok, Belum Final
Alpalhankam Rp1.700...
Alpalhankam Rp1.700 Triliun, Pengamat: Itu Rasional, Kita yang Tak Konsisten
Polemik Anggaran Alutsista,...
Polemik Anggaran Alutsista, Pengamat Nilai Kritik Connie Bisa Bias
Soal Belanja Senjata,...
Soal Belanja Senjata, Ahli Pertahanan Heran Alpalhankam Rp1.760 T Jadi Polemik
Raperpres Pengadaan...
Raperpres Pengadaan Alutsista TNI Picu Polemik, Ini Jawaban Tegas Kemhan
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
32 Negara yang Sudah...
32 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved