Mantan KSAL: Minimal Indonesia Punya 18 Kapal Selam

Kamis, 17 September 2015 - 16:43 WIB
Mantan KSAL: Minimal...
Mantan KSAL: Minimal Indonesia Punya 18 Kapal Selam
A A A
JAKARTA - Mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Purnawirawan Bernard Kent Sondakh mengatakan untuk memperkuat pertahanan laut, Indonesia harus memiliki 18 kapal selam.

Menurut Kent, strategi pertahanan Indonesia memang harus punya kapal selam untuk menjaga alur kepulauan Indonesia. Setiap alur kepulauan, kata dia, minimal dikawal oleh dua kapal selam.

"Kalau kita lihat pola operasi AL yang menggunakan 1/3 kekuatan operasi, 1/3 kekuatan perbaikan dan 1/3 kekuatan pelatihan maka kita memang harus punya 18 kapal selam," tutur Kent di Kantor Institute for Maritime Studies, Jakarta, Kamis (17/9/2015)

Dengan demikian, menurut dia, akan ada enam kapal selam yang berada dipangkalan untuk perbaikan atau perawatan, kemudian enam kapal selam untuk latihan dan enam kapal selam operasi.

"Harusnya kita sudah lama punya kapal selam begitu. Apalagi, kita punya 5,8 juta meter persegi luas laut kita, kapal selam merupakan senjata strategis dan memiliki deterrence (daya tangkal)," katanya.

Menurut Kent, dalam pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) diperlukan berbagai pertimbangan, antara lain bagaimana hubungan diplomatik bilateral, kemudian bagaimana neraca perdagangan dengan negara pemasok dan pengalaman sejarah.

Kemudian, apa kepentingan strategi Indonesia. "Ini penting, terutama soal embargo, jangan sampai orang yang pernah mengembargo kita, tapi kita masih beli ke situ lagi," katanya.


PILIHAN:


WNI Disandera, Jokowi Akan Telepon PM Papua Nugini


2 WNI Disandera, Jokowi Terlalu Lunak Hadapi OPM

WNI Disandera, Hanafi Rais: Tak Ada Negosiasi dengan Penculik!
(dam)
Berita Terkait
TNI AL Kirim Kapal Perang...
TNI AL Kirim Kapal Perang ke Perairan India, Ada Apa?
KSAL Bangga Uji Penembakan...
KSAL Bangga Uji Penembakan Rudal SSM Exocet MM40 Block 3 Berhasil
Asah Naluri Tempur,...
Asah Naluri Tempur, Prajurit Marinir Latihan Menembak Gerakan Artileri Medan di Situbondo
KRI Pollux-935 Perkuat...
KRI Pollux-935 Perkuat Alutsista TNI Angkatan Laut
KSAL Terima Angkatan...
KSAL Terima Angkatan Laut Korsel, Bahas Pengembangan Alutsista dan Pendidikan
Modernisasi Alutsista,...
Modernisasi Alutsista, Laksamana TNI Yudo Margono: MEF TNI AL Capai 85% di 2024
Berita Terkini
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved