Kemenkes Jelaskan Alur Pengumpulan Data COVID-19 di Indonesia

Selasa, 28 April 2020 - 13:18 WIB
loading...
A A A
Dari Badan Litbangkes, kata Didik akan ada suatu proses validasi, walaupun tidak keseluruhan. ”Proses validasi, proses ini bagaimana supaya betul-betul data ini pasti. Karena ada beberapa beberapa orang, satu orang bisa jadi pemeriksaannya ada dua sampai empat kali. Oleh karena itu ada validasi dan perlu diverifikasi,” katanya.

Setelah proses yang ada di Badan Litbang kemudian data itu dikirimkan ke pihak Public Health Emergency Operating Centre (PHEOC) untuk dilakukan verifikasi dan validasi. “Dari pihak Kemenkes, PHEOC ya. Di sana itu pun juga di apa di apa di verifikasi dan validasi. Dari PHEOC ini juga menerima beberapa data selain dari Lab itu, itu pun juga ada data-data yang dari Dinas Kesehatan Daerah terkait dengan surveilance, terkait dengan penelusuran epidemiologi seperti itu,” tambahnya.

Jadi di PHEOC ini, kata Didik kemudian dilakukan validasi dan verifikasi sampai muncul berapa jumlah spesimen yang diperiksa, berapa orang yang diperiksa, sampai dengan muncul kasus positif dan negatif. “Bahkan dari Dinas Kesehatan juga memberikan informasi kepada berapa ODP berapa PDP sampai dengan jumlah sehatnya, seperti itu,” kata Didik.

Kemudian setelah diverivikasi masuk ke dalam data ware house di Pusat Data Kementerian Kesehatan. “Nah ini secara sistem sudah mengalir. Dari sana pun juga tidak sekedar menerima tetapi juga memverifikasi dan memvalidasi terakhir, supaya betul-betul clean ketika Pak Juru Bicara (Achmad Yurianto) menyampaikan data-datanya, untuk meng-update. Satu lagi adalah kita terintegrasi dengan Gugus Tugas ya. Jadi langsung terkirim secara langsung. Jadi setiap 12 menit data dari Ware House Kemenkes ini ditarik oleh Gugus Tugas. Jadi demikian proses-proses bagaimana alur-alurnya itu seperti itu,” tambah Didik.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Rekomendasi
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Hadir di CEO Talks Unand,...
Hadir di CEO Talks Unand, Pegadaian Ajak Generasi Muda Melek Investasi Sejak Dini
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved