Megawati ke Kader di HUT ke-50 PDIP: Jangan Hanya Dengar Pidato Ibu, tapi Budek
Selasa, 10 Januari 2023 - 11:39 WIB
loading...
A
A
A
Presiden ke-5 RI ini juga berpesan, jangan sampai ada kader yang sampai harus dipecat oleh partai. Jangan sampai dirinya harus menandatangani surat pemecatan, karena itu sudah ada dalam aturan.
“Kalau saya dengan segala hormat saya anak buah yang sudah di dalam aturan partainya harus sampai tingkat pemecatan saya teken jret. Jangan bikin tangan ibu ini untuk membuat itu (memecat),” tutur Mega.
Untuk itu, Mega melanjutkan, saat ini dirinya telah membuat aturan baru di PDIP, jadi kalau sudah tidak sejalan dengan aturan PDIP sebaiknya mengundurkan diri dari PDIP. “Lah sekarang saya bikin aturan baru, supaya ya sudah kalau kamu gitu mundur aja, dia enggak mau,” ungkapnya.
Mega pun menceritakan bahwa dulu ia pernah mendapatkan banyak sekali gugatan dari kader PDIP, saat Pramono Anung menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP. Mereka itu dipecat karena ada yang tidak menjalankan partai, bahkan ada juga yang berkhianat dan pelanggaran lainnya.
“Dulu Pak Jokowi, saya tuh gugatannya segini (tangannya menunjukkan seperti ada tumpukan berkas) sama Pak Sekjen Pak Pramono Anung, karena atas nama partai toh. Karena mereka benar-benar ada yang tidak menjalankan aturan partai, ada yang berkhianat dan lain sebagainya,” terang Mega.
“Kalau saya dengan segala hormat saya anak buah yang sudah di dalam aturan partainya harus sampai tingkat pemecatan saya teken jret. Jangan bikin tangan ibu ini untuk membuat itu (memecat),” tutur Mega.
Untuk itu, Mega melanjutkan, saat ini dirinya telah membuat aturan baru di PDIP, jadi kalau sudah tidak sejalan dengan aturan PDIP sebaiknya mengundurkan diri dari PDIP. “Lah sekarang saya bikin aturan baru, supaya ya sudah kalau kamu gitu mundur aja, dia enggak mau,” ungkapnya.
Mega pun menceritakan bahwa dulu ia pernah mendapatkan banyak sekali gugatan dari kader PDIP, saat Pramono Anung menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP. Mereka itu dipecat karena ada yang tidak menjalankan partai, bahkan ada juga yang berkhianat dan pelanggaran lainnya.
“Dulu Pak Jokowi, saya tuh gugatannya segini (tangannya menunjukkan seperti ada tumpukan berkas) sama Pak Sekjen Pak Pramono Anung, karena atas nama partai toh. Karena mereka benar-benar ada yang tidak menjalankan aturan partai, ada yang berkhianat dan lain sebagainya,” terang Mega.
(rca)
Lihat Juga :