Hadiri Haul ke-51 Mama Falak Pagentongan, Wapres Minta Teladani Keilmuannya
Minggu, 08 Januari 2023 - 02:38 WIB
loading...
Wapres KH Ma’ruf Amin menghadiri peringatan Haul Ke-51 KH. Tubagus Muhammad Falak Abbas bin KH. Tubagus Abbas atau lebih dikenal Mama Falak Pagentongan. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menghadiri peringatan Haul Ke-51 KH. Tubagus Muhammad Falak Abbas bin KH. Tubagus Abbas atau lebih dikenal Mama Falak Pagentongan. Peringatan haul tersebut diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Falak Pagentongan, Kecamatan Bogor Barat.
Diketahui, Mama Falak yang terkenal sebagai ulama kharismatik dan ahli dalam bidang ilmu falak ini, adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan tokoh sufi sebagai Mursyid Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah.
"Beliau adalah seorang ulama yang karismatik, tokoh ulama yang diakui keilmuannya oleh para kiai dan habib di Nusantara," katanya, Sabtu (7/1/2023).
Baca juga: Wapres Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Jalan Terus Meski PPKM Dicabut
Wapres menerangkan, sejak muda beliau gigih mencari ilmu. Keilmuan tersebut diasah dengan berguru pada ulama Banten dan Cirebon sejak usia 15 tahun. "Kemudian, selama lebih dari 20 tahun memperdalam ilmunya di Tanah Suci, seperti tafsir Al-Qur’an, ilmu hadis, ilmu tasawuf, ilmu falak, ilmu fikih, dan ilmu hikmat," imbuhnya.
Wapres menyebut, aktivitas dakwah Mama Falak tidak hanya di wilayah Pandeglang, tetapi sampai juga di wilayah Pagentongan Bogor, hingga didirikanlah Pondok Pesantren Al Falak pada 1901.
Baca juga: Wapres Tegaskan PeduliLindungi Tetap Berlaku meski PPKM Dicabut
Diketahui, Mama Falak yang terkenal sebagai ulama kharismatik dan ahli dalam bidang ilmu falak ini, adalah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) dan tokoh sufi sebagai Mursyid Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah.
"Beliau adalah seorang ulama yang karismatik, tokoh ulama yang diakui keilmuannya oleh para kiai dan habib di Nusantara," katanya, Sabtu (7/1/2023).
Baca juga: Wapres Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Jalan Terus Meski PPKM Dicabut
Wapres menerangkan, sejak muda beliau gigih mencari ilmu. Keilmuan tersebut diasah dengan berguru pada ulama Banten dan Cirebon sejak usia 15 tahun. "Kemudian, selama lebih dari 20 tahun memperdalam ilmunya di Tanah Suci, seperti tafsir Al-Qur’an, ilmu hadis, ilmu tasawuf, ilmu falak, ilmu fikih, dan ilmu hikmat," imbuhnya.
Wapres menyebut, aktivitas dakwah Mama Falak tidak hanya di wilayah Pandeglang, tetapi sampai juga di wilayah Pagentongan Bogor, hingga didirikanlah Pondok Pesantren Al Falak pada 1901.
Baca juga: Wapres Tegaskan PeduliLindungi Tetap Berlaku meski PPKM Dicabut
Lihat Juga :