Wakil Komisi XI DPR Minta Pemda Beri Layanan Terbaik selama Libur Nataru
Minggu, 25 Desember 2022 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Jelang Nataru, 638 Ribu Orang Bepergian dengan Angkutan Umum
Fathan menduga ada beberapa daerah yang bakal menangguk untung karena menjadi destinasi favorit para wisatawan seperti Yogyakarta, Bandung, Malang, hingga Bogor. Kendati demikian tidak menutup kemungkinan daerah-daerah lain menggenjot potensi wisata alam maupun budaya mereka.
Berdasarkan perkiraan itu, kata Fathan, libur Nataru berpotensi besar memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah. "Libur Nataru tahun ini menjadi momentum bersama dalam meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi karena banyak sektor akan bergerak," ujarnya.
Namun Fathan juga mengingatkan pemerintah tetap harus mewaspadai laju inflansi di akhir tahun. Menurutnya, kenaikan harga pangan, kenaikan konsumsi BBM, hingga konsumsi wisatawan selama libur Nataru menjadi faktor pendorong laju inflasi.
"Konsumsi masyarakat saat Nataru mendorong inflasi di kisaran 5,9-6,3% year on year (yoy). Kami berharap ini menjadi perhatian agar inflasi yang terjadi akan terus mendorong kenaikan harga barang yang bisa membebani ekonomi masyarakat," katanya.
Fathan menduga ada beberapa daerah yang bakal menangguk untung karena menjadi destinasi favorit para wisatawan seperti Yogyakarta, Bandung, Malang, hingga Bogor. Kendati demikian tidak menutup kemungkinan daerah-daerah lain menggenjot potensi wisata alam maupun budaya mereka.
Berdasarkan perkiraan itu, kata Fathan, libur Nataru berpotensi besar memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun daerah. "Libur Nataru tahun ini menjadi momentum bersama dalam meningkatkan potensi pertumbuhan ekonomi karena banyak sektor akan bergerak," ujarnya.
Namun Fathan juga mengingatkan pemerintah tetap harus mewaspadai laju inflansi di akhir tahun. Menurutnya, kenaikan harga pangan, kenaikan konsumsi BBM, hingga konsumsi wisatawan selama libur Nataru menjadi faktor pendorong laju inflasi.
"Konsumsi masyarakat saat Nataru mendorong inflasi di kisaran 5,9-6,3% year on year (yoy). Kami berharap ini menjadi perhatian agar inflasi yang terjadi akan terus mendorong kenaikan harga barang yang bisa membebani ekonomi masyarakat," katanya.
(cip)
Lihat Juga :