Kapolri Tegaskan Peristiwa Bom Bunuh Diri Tak Boleh Terjadi Lagi!
Kamis, 22 Desember 2022 - 14:48 WIB
loading...
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mewaspadai pergerakan jaringan terorisme. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajarannya untuk mewaspadai dan memantau seluruh pergerakan jaringan terorisme di Indonesia.
Sigit menegaskan, peristiwa bom bunuh diri seperti di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, ke depannya tidak boleh terjadi lagi. "Ancaman teroris juga menjadi potensi gangguan yang serius. Perlu saya tekankan bahwa aksi teroris seperti di Polsek Astana Anyar tidak boleh terjadi lagi," kata Sigit saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Oleh karena itu, Sigit menyebut, ke depan aparat kepolisian harus melakukan preventif strike dan berfokus pada pencegahan serta deteksi dini terhadap pergerakan aksi teror.
Baca juga: Cegah Terorisme, Kapolri Minta Deteksi Dini Keramaian hingga Tempat Ibadah
"Maka ke depankan deteksi dini dan preventif strike guna mencegah aksi teror, serta lakukan pencegahan ketat di pusat keramaian, tempat ibadah dan tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi target serangan teror," ujar Sigit.
Sigit menegaskan, peristiwa bom bunuh diri seperti di Polsek Astana Anyar, Bandung, Jawa Barat, ke depannya tidak boleh terjadi lagi. "Ancaman teroris juga menjadi potensi gangguan yang serius. Perlu saya tekankan bahwa aksi teroris seperti di Polsek Astana Anyar tidak boleh terjadi lagi," kata Sigit saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 di Lapangan Monas, Jakarta, Kamis (22/12/2022).
Oleh karena itu, Sigit menyebut, ke depan aparat kepolisian harus melakukan preventif strike dan berfokus pada pencegahan serta deteksi dini terhadap pergerakan aksi teror.
Baca juga: Cegah Terorisme, Kapolri Minta Deteksi Dini Keramaian hingga Tempat Ibadah
"Maka ke depankan deteksi dini dan preventif strike guna mencegah aksi teror, serta lakukan pencegahan ketat di pusat keramaian, tempat ibadah dan tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi target serangan teror," ujar Sigit.
Lihat Juga :