DPR Desak Pemerintah Investigasi Tuntas Kasus ABK Tewas di Kapal China

Sabtu, 11 Juli 2020 - 14:16 WIB
loading...
DPR Desak Pemerintah...
anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen, mendesak pemerintah melakukan investigas komprehensif kasus perbudakan modern. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisi IX DPR mendesak pemerintah melakukan investigasi secara komprehensif kasus perbudakan modern yang menyebabkan meninggalnya anak buah kapal (ABK) Hasan Afriandi asal Lampung di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118 asal China.

”Ini merupakan tragedi dan tamparan besar. Pemerintah Indonesia harus menginvestigasi kasus ini, melalui kementerian dan lembaga terkait agar tuntas penyelesaian hukumnya, baik investigasi terhadap pemilik kapal, pola kerja, sekaligus juga agen di Indonesia yang menyalurkan. Jangan sampai ada perbudakan modern (modern slavery), dengan korban para anak buah kapal dari Indonesia,” ujar anggota Komisi IX DPR Fraksi PDI Perjuangan Muchamad Nabil Haroen, Sabtu (11/7/2020). (Baca juga: Kapolda Kepri: Jenazah ABK WNI yang Tewas di Kapal China Diproses Visum)

Menurut dia, pemerintah harus merapikan kebijakan terkait penyaluran TKI/ABK ke kapal-kapal asing. Selain itu juga harus ada pemantauan dan punishment terhadap agen dan pemilik kapal melanggar aturan serta membahayakan nyawa. (Baca juga: Kapal China Simpan Jenazah Seorang WNI di dalam Frezer)

”Kasus meninggalnya ABK asal Indonesia di kapal asing sudah sering kita dengar. Ke depan, jangan sampai ada korban lagi. Ini masalah serius yang harus jadi concern pemerintah,” tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Berita Terkini
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Penahanan dr Tifa: Babak...
Penahanan dr Tifa: Babak Baru atau Babak Terakhir
Dari Ploso, Gus Mashum...
Dari Ploso, Gus Mashum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved